Find Us On Social Media :
Ilustrasi ganti oli (Otomania/Setyo Adi) (kompas.com)

Jangan Mengganti Oli Motor Saat Keadaan Motor Terlalu Panas Atau Dingin, Ini Sebabnya

Vivi Callvella Sabtu, 25 Juli 2020 | 19:28 WIB

SONORABANGKA.ID - Aktivitas wajib yang harus dilakukan tentunya bagi pemilik sepeda motor adalah ganti oli. Walaupun demikian, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat akan mengganti pelumas.

Contohnya ialah, jangan menganti oli motor saat motor keadaan terlalu panas atau saat motor terlalu dingin. Karena hal itu bisa berakibat buruk untuk motor.

Ribut Wahyudi, sebagai Kepala Bengkel Honda Bintang Motor Cinere mengatakan, saat motor panas, biasanya akan terjadi pemuaian.

Artinya kalau baut pembuangan kerap dibuka tutup, dapat memperbesar risiko oli rembes karena oli juga lebih encer.

“Biasanya akan gampang gugus di ulir baut olinya, atau yang biasa disebut slek. Kalau baut oli yang gugus dipaksakan untuk dipasang, nantinya oli mesin malah bocor dari sela-sela baut tersebut,” demikian kata Ribut kepada Kompas.com, belum lama ini.

Ribut menyarankan mengganti oli ketika mesin kondisi hangat, jadi tidak terlalu panas atau mesin dingin. Jika kondisi mesin terlalu dingin oli jadi kental.

“Adapun ketika kondisi mesin dingin, oli akan lebih kental sehingga membutuhkan waktu lama untuk terkurasnya,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jangan Ganti Oli Motor dalam Kondisi Mesin Panas, Ini Alasannya", https://otomotif.kompas.com/read/2020/07/25/150100415/jangan-ganti-oli-motor-dalam-kondisi-mesin-panas-ini-alasannya.