Find Us On Social Media :
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo saat didampingi oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman (Bangka Pos/ Jhoni Kurniawan)

Menteri Pertanian Berharap Potensi Pertanian di Babel Terus Dikembangkan

Yudi Wahyono Rabu, 26 Agustus 2020 | 10:01 WIB

SonoraBangka.ID - Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo mengakui seluruh dunia mengalami dilema di semua sektor pada masa pandemi Covid-19 ini, namun tidak demikian untuk sektor pertanian, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya, pertanian tak pernah mengalami krisis karena selalu berproses. Hal itu ia sampaikan dihadapan seluruh tamu undangan dan masyarakat Desa Batu Betumpang.

Bukan hanya itu, proses pencegahan penyebaran Covid-19 juga sangat mungkin terjadi di sektor pertanian, karena dalam proses bertani dilakukan dengan jaga jarak bahkan terpapar matahari secara langsung.

 

"Dengan bertani tentunya dapat menjadi solusi pencegahan Covid-19 khususnya di Kabupaten Bangka Selatan dan Bangka Belitung," kata Syahrul Yasin Limpo.

Dalam kunjungan ini, Syahrul Yasin Limpo juga menegaskan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kabupaten Bangka Selatan agar potensi ini terus dikembangkan.

Selain itu, Syahrul Yasin Limpo juga menyebutkan, komitmen bersama harus dibulatkan untuk dapat meningkatkan setiap potensi dan tidak setengah-setengah.

"Kalau mau komitmen, mari kita komitmen, jangan setengah-setengah dan jangan tanggung-tanggung," ingatnya

Jika memang hanya setengah-setengah, Syahrul Yasin Limpo mengakui lebih memilih untuk mencari alternatif di daerah lainnya yang ingin lebih serius mengembangkan potensi pertanian.

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Menteri Pertanian Sebut Bertani Bisa Jadi Solusi Cegah Covid-19