Find Us On Social Media :
ac mobil (Kompas.com/Fathan Radityasani) (kompas.com)

AC Mobil Yang Tidak Rutin Di Servis, Performanya Jadi Tidak Maksimal

Oliver Doanatama Siahaan Jumat, 28 Agustus 2020 | 19:41 WIB

SONORABANGKA.ID - Kebanyakan kendaraan pribadi yang baru saat ini sudah memiliki Air Conditioner ( AC) sebagai fitur standar. Sebagai fitur yang sering digunakan, AC juga perlu perawatan berkala.

Komponen pada AC meliputi kompresor, kondensor, evaporator, expansion valve, dryer, dan motor fan. Semua komponen tersebut saling bekerja bersamaan dan menghasilkan hawa dingin yang ditiupkan ke kabin mobil.

Kelvin Ong dari Kepala bengkel spesialis AC Rotary Bintaro, mengatakan, AC mobil yang tidak rutin diservis, kebocoran akan mudah terjadi, sehingga performanya jadi tidak maksimal.

“Sistem AC memiliki seal yang terbuat dari karet, bisa getas kalau sudah termakan usia. Selain itu, evaporator yang jarang dibersihkan, bisa berkarat lalu bocor,” ucap Kelvin kepada Kompas.com, belum lama ini.

Kelvin mengatakan, servis rutin pada AC mobil bisa berdasarkan waktu maupun kilometer. Kalau berdasarkan waktu, dapat dilakukan tiga, enam, dan 12 bulan sekali. Sedangkan berdasarkan kilometer yaitu 5.000 km, 10.000 km, dan 20.000 km.

Untuk servis yang bisa dilakukan juga terbagi menjadi servis kecil, sedang, dan besar. Semua penanganan servis harus memerhatikan terlebih dahulu kondisi AC nya.

“Ada suku cadang yang rutin untuk diganti, seperti filter kabin dan katup ekspansi diganti setiap 10.000 km dan dryer saat sudah 20.000 km. Harga suku cadangnya tergantung dari mobilnya, dari puluhan sampai ratusan ribu rupiah,” kata Kelvin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rutin Servis AC Mobil Bisa Bantu Cegah Kerusakan Lebih Parah", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2020/08/27/090200915/rutin-servis-ac-mobil-bisa-bantu-cegah-kerusakan-lebih-parah.