Find Us On Social Media :
Iskandar Sidi, Ketua DPRD Kabupaten Bangka (SonoraBangka.ID/ Adi Febrianto)

Iskandar Sidi, Ketua DPRD Bangka Yang Tetap Bertani dan Dekat Dengan Rakyat

Yudi Wahyono Selasa, 29 September 2020 | 08:16 WIB

SonoraBangka.ID - Ketua DPRD Bangka, Iskandar Sidi menyebutkan bahwa dirinya lahir dari keluarga biasa-biasa saja dan sederhana.

Oleh karena itu, menurutnya, ia merasa menjadi pejabat ketika rapat paripurna saja, selebihnya hanya rakyat biasa.

"Saya ini wakil rakyat bukan pejabat. Saya ini merasa sebagai anggota DPRD saat rapat paripurna saja. Selebihnya, saya ini rakyat biasa saja,"  kata Iskandar Sidi di ruang kerjanya, Senin (28/9/2020).

Wakil rakyat yang kerap disapa Sidi ini mengaku pernah menjadi petani, nelayan hingga menambang timah.

"Saya ini senang bersama rakyat. Bertani semangka dan jagung, yang besar dijual kalau yang kecil dibagi-bagi kepada warga, tetangga sekitar," ungkapnya ketika dikunjungi Bangka Pos dan Sonora Bangka untuk bersilahturahmi.

Dalam kesempatan itu, Sidi pun tak sungkan membeberkan filsafah hidupnya kepada para tamu yang hadir.

"Jangan duluan ayam yang bangun dari kita. Artinya jangan jadi pemalas. Lima orang anak saya, harus lulus sarjana. Kalau tidak jadi sarjana, lebih baik bawa cangkul ke kebun saja seperti saya dulu," tutur Sidi.

Ia mengungkapkan pengalamannya tentang cibiran orang-orang terhadap dirinya yang tidak mungkin menjabat sebagai Ketua DPRD Bangka.

Sidi pun menyadari bahwasanya dia memang hanya warga biasa dan sehari-harinya bertani serta masih mencangkul di kebun.

"Saya tiga periode jadi anggota dewan, tidak ada bagi-bagi uang, no money politic. Konon saya diragukan jadi ketua dewan, masih ada orang yang mengolok-olok saya. Tapi ingat, di belakang saya, ada 48 anak yatim yang saya rawat," terangnya.

Berbekal cara komunikasi Sidi yang merakyat inilah, pria asal Airanyer Kecamatan Merawang itu mengaku disukai masyarakat.

Dia memastikan dirinya hanya orang biasa, yang lebih senang dipanggil dengan sebutan mang, bung, atau abang dibandingkan pak.

"Saya tidak menyangka bakal jadi ketua dewan, hanya saya pernah ketemu Pak Eko waktu jadi Bupati Bangka. Saya bilang pak, saya tidak mau uang bapak, tapi saya minta berkahnya saja, debunya saja jadilah. Alhamdulillah, saya sekarang tinggal di rumah dinas Pak Eko," kata Sidi.

Dia menyadari memang dirinya hanya warga biasa dan sehari-harinya bertani serta masih mencangkul di kebun.

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Kisah Inspiratif Iskandar Sidi, Ketua DPRD Bangka yang Tetap Bertani dan Dekat Rakyat