Find Us On Social Media :
Ilustrasi kecap asin untuk beragam masakan. (SHUTTERSTOCK/KARPENKOV DENIS)

Sebagai Pemberi Rasa Umami, Ini Perbedaan Kecap Ikan Dan Kecap Asin

Julisna Ruswan Sabtu, 24 Oktober 2020 | 10:56 WIB

SonoraBangka.id - Bumbu klasik Asia yang digunakan untuk sejumlah besar hidangan gurih sebagai pemberi rasa umami adalah kecap ikan dan kecap asin. Keduanya memiliki sifat yang berbeda, meskipun cara penggunaannya mirip. Perbedaan kecap ikan dan kecap asin dijabarkan sebagai berikut.

1. Bahan utama

Perbedaan pertama berkaitan dengan bahan utama kecap ikan dan kecap asin. Kecap ikan dan kecap asin sangat bergantung pada garam untuk profil rasa masing-masing, tetapi keduanya tetap memiliki satu rasa khas lainnya yang ditekankan oleh garam, menurut Spiceography. Kecap ikan sesuai dengan namanya berasal dari proses fermentasi ikan selama beberapa bulan hingga beberapa tahun. Melansir Bonappetit, ikan kecil seperti teri dilapisi garam dan dikemas dalam tong besar untuk digantung. Bakteri alami mulai membongkar ikan, menghasilkan cairan asin, amis, dan gurih. Cairan itulah yang disebut kecap ikan. Sementara itu, dikutip dari The Spruce Eats, kecap asin adalah bumbu cair asin yang terbuat dari fermentasi kedelai dan gandum. Proses hidrolisis kedelai atau gandum juga hasilkan kecap asin. Proses ini melepaskan gula serta elemen umami dan mengembangkan warna coklat seperti yang dikenal sebagai kecap asin.

2. Aroma dan rasa

Rasa dari kecap ikan dan kecap asin dominan bercita rasa umami. Namun, kecap ikan yang dibuat dengan ikan teri tua, memiliki bau dan rasa amis yang menyengat. Oleh karenanya untuk menggunakan kecap ikan harus diimbangi dengan menambahkan air jeruk nipis atau lemon. Sementara kecap asin yang terbuat dari fermentasi kedelai tidak berbau. Kecap asin mempunyai rasa asin, manis, umami (gurih), dan bahkan sedikit rasa pahit. Terkait warna, kecap ikan memiliki warna coklat bening mirip dengan warna jus apel, sedangkan kecap asin berwarna jauh lebih gelap.

3. Cara penggunaan kecap

Kecap asin bisa digunakan untuk marinasi atau cairan lapisan daging sebelum dimasak. Bisa juga ditambahkan untuk masakan sup atau semur. Kecap asin bisa membuat masakan punya rasa lebih kaya dan memberi warna kecoklatan. Rasa kecap asin tidak terpengaruh panas selama memasak. Pada masakan tumis, kecap asin biasanya dicampur dengan sayur sebelum menambahkan mi. Namun, pada dasarnya kamu bisa menambahkan kecap asin kapan pun pada proses masak. Kecap asin juga biasanya jadi bumbu pelengkap di atas meja, bisa menambah rasa makanan jadi. Kecap ikan juga bisa dipakai untuk bumbu marinasi, tumis, dan saus salad. Bukan hanya kuliner Asia, kecap ikan juga digunakan untuk masakan dari budaya lain. Pasta, ayam panggang, dan tumis sayuran misalnya. Kecap asin meningkatkan rasa gurih pada makanan tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Beda Kecap Ikan dan Kecap Asin, Bumbu yang Bikin Rasa Masakan Gurih", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/food/read/2020/10/22/210900575/3-beda-kecap-ikan-dan-kecap-asin-bumbu-yang-bikin-rasa-masakan-gurih?page=all#page2.