Find Us On Social Media :
Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah (Ist / Diskominfo Babel)

Fakultas Ekonomi UBB Gelar Webinar Economic Virtual, Wagub Abdul Fatah Berikan Apresiasi

Edwin Senin, 26 Oktober 2020 | 13:26 WIB

SonoraBangka.id - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah mengapresiasi terselenggaranya webinar tentang pembukaan Economic Virtual Festival tahun 2020 dengan tema "Strategi Pemulihan Ekonomi Melalui Peningkatan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pasca Covid-19" secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Senin (26/10/20).

"Kami sangat mengapresiasi tinggi apa yang dilakukan mahasiswa fakultas ekonomi untuk memikirkan cara kita melakukan revitalisasi (perekonomian) di tengah kondisi dilanda pandemi Covid-19," ungkap Wagub Babel, Abdul Fatah. Webinar ini sendiri diadakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung (FE UBB) dengan menghadirkan Gamal Albin Said selaku CEO Medika Indonesia. Tampak hadir juga memberikan sambutan, Rektor UBB Dr. Ibrahim.

Wagub Abdul Fatah meyakini sektor perekomian Babel akan kembali normal. Upaya membangkitkan perekonomian terus dilakukan pemerintah, baik mendorong para pelaku usaha ekonomi kreatif dan UMKM. "Membangun kembali ekonomi kreatif di Babel ini adalah satu hak yang sangat bagus, setelah kita melakukan pelatihan-pelatihan di tingkat provinsi," ungkapnya.

Kemudian juga menyiapkan angkatan muda yang kreatif sebagai pelengkap bonus geografi dan sumber daya manusia di Babel. "Kalau ini sudah berjalan, kreatif ekonominya dan sektor pariwisata akan bergandengan guna meningkatkan perekonomian di Babel," ujarnya.

Sementara itu, Rektor UBB Ibrahim berharap, dengan meningkatkan sektor pariwisata semoga dapat bisa menyelesaikan perekonomian di masa pandemi ini. "Jadi di sini kita tidak mencari siapa yang salah atau yang benar tapi, kita mencari satu kepentingan yaitu kepentingan kemanusiaan. Keadaan sekarang ini adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita mencari terobosan-terobosan baru untuk pemulihan sektor perekonomian," ungkapnya.