Find Us On Social Media :
(Ist / Diskominfo Babel)

Expo Belitung, Wadah UMKM Untuk Memperkenalkan Produk

Edwin Selasa, 24 November 2020 | 13:33 WIB

SonoraBangka.id – Dalam rangka membangun kembali pasar produk lokal atau UMKM yang selama masa pandemi cukup kesulitan menemukan pasar konsumennya diadakan Expo Belitung yang sekaligus, sebagai wadah UMKM memperkenalkan produk-produk unik yang lahir pada masa pandemi.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi berharap, pelaksanaan expo seperti ini menjadi energi positif bagi para pelaku UMKM di Bangka Belitung untuk terus bergerak.

"Saya pikir kegiatan ini menjadi efek dan energi positif ketika banyak pelaku UMKM yang terdampak pandemi, dengan kegiatan seperti ini menjadi wadah untuk kembali memperkenalkan produknya,” ungkapnya saat mengunjungi Belitung Expo 2020 yang diselenggarakan di kawasan Pantai Tanjung Pendam, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Senin (23/11/20).

Belitung Expo diselenggarakan sejak Minggu, 22 November dan akan berakhir pada Kamis, 26 November 2020. Ini merupakan expo pertama yang diadakan setelah pandemi Covid-19 memasuki era adaptasi kebiasaan baru.

Expo Belitung kali ini didominasi oleh produk kuliner, beberapa produk khas suatu daerah seperti serai wangi yang menjadi minyak sirih ditampilkan dalam expo ini.

"Mungkin beberapa orang belum mengetahui bahwa ini adalah produk dari Belitung Timur yang bahkan memiliki perkebunan serai wangi. Dan produk ini memiliki efek kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, terdapat produk inovasi dari Desa Badau yang mengolah buah nanas menjadi kerupuk nanas.

Di Expo Belitung juga terdapat satu galeri batik yang membina ibu-ibu tuna rungu untuk berkarya membuat batik. Salah satu produknya adalah jilbab yang diminati dan dibeli Ketua Dekranasda Melati Erzaldi sebagai koleksi pribadinya.

Dalam pelaksanaannya, Expo Belitung ini mendapat apresiasi Ketua Dekranasda Melati Erzaldi karena, sudah dijalankan sesuai protokol Covid-19.

"Tenda, stand, jarak pengunjung juga sudah dikemas oleh panitia pelaksana agar nyaman dan aman bagi pengunjung,” ungkapnya.

Harapannya, wadah seperti ini dapat dimanfaatkan dengan baik bagi pelaku UMKM di Babel. Terlepas dari lokasi pelaksanaannya, semua pelaku UMKM diharapkan agar dapat ikut berpartisipasi karena pasti mendapatkan efek positif.