Find Us On Social Media :
Dharma Wanita Persatuan Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT ke-21 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pangkalpinang, Senin (7/12/2020) (Sonorabangka.id/ Zulhaidir)

HUT ke-21, Dharma Wanita Persatuan Pangkalpinang Bagikan Sembako Untuk ASN Golongan I

Yudi Wahyono Senin, 7 Desember 2020 | 15:07 WIB

SONORABANGKA.ID - Dharma Wanita Persatuan Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT ke-21 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pangkalpinang.

Kegiatan ini dilakukan dengan menyerahkan sembako kepada 20 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau istri ASN Golongan I  dari 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada dilingkungan Pemkot Pangkalpinang.

Kegiatan sosial yang mengusung tema 'Dengan Berbagi Kita Tingkatkan Rasa Peduli di Masa Pandemi Covid-19' ini berlangsung di ruang pertemuan PKK Kantor Walikota Pangkalpinang, Senin (7/12/2020).

Penasehat Dharma Wanita Kota Pangkalpinang, Monica Haprinda menyampaikan apresiasinya kepada Dharma Wanita Persatuan Kota Pangkalpinang yang telah melaksanakan kegiatan sosial ini.

Ia berharap kegiatan sosial ini bukan hanya menjadi agenda setahun sekali, melainkan menjadi agenda yang rutin dilakukan.

"Karena memang ASN dan istri ASN Golongan I, Golongan II itu harus menjadi perhatian dari anggota DWP Kota Pangkalpinang yang rata-rata adalah istri dari golongan yang sudah tinggi, pangkatnya juga, ya bisa dibilang pejabat lah" tutur Monica.

"Jadi kalau bisa agenda ini dirutinkan, apakah 3 bulan sekali, karen masih banyak ASN-ASN dan istri ASN kita yang perlu diperhatikan kesejahteraannya" lanjutnya.

Lebih lanjut, Monica mengungkapkan bahwa DWP tidak memiliki anggaran, sehingga seperti yang dilakukan tahun ini, semuanya harus dilakukan menggunakan uang pribadi atau mencari sponsor.

"Karena kalau pakai anggaran malah salah, memang sedikitpun tidak ada anggarannya," sebut Monica.

Ia juga mengatakan, akibat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, maka DWP pun mengurangi kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan keramaian.

"Biasanya kan meriah, ada lomba masak, ada lomba ini, kegiatan keluar, tapi karena Covid-19 jadi terbatas, tamu undangan pun terbatas, sesuai dengan protokol kesehatan," pungkasnya.