Find Us On Social Media :
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (Bangkapos.com / Andini Dwi Hasanah)

Sehari Ada Tambahan 45 Kasus Covid-19, Dinkes Pangkalpinang Bentuk Tim Pemantauan Isolasi Mandiri

Ria Kusuma Astuti Kamis, 7 Januari 2021 | 14:03 WIB

SONORABANGKA.ID - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Masagus M Hakim (MH) mengatakan, nanti akan menunjuk langsung setiap RT untuk menjadi kader pengawasan isolasi mandiri.

"Kader itu untuk mengawasi tempat-tempat isolasi mandiri, jadi satu RT satu orang kita tunjuk atau misal warganya banyak dua orang. Kita tugaskan untuk mengawasi yang isolasi mandiri itu minimal lima orang," kata Hakim seperti dikutip dari Bangkapos.com, Kamis (7/1/2021).

Menurut Hakim, ini merupakan upaya untuk memantau langsung yang melakukan isolasi secara mandiri di rumah.

"Jadi yang isolasi mandiri kita pantau langsung nantinya, takutnya ada yang melanggar. Ini juga untuk membuat masyarakat kita lebih tenang dengan keberadaan isolasi mandiri di lingkungan sekitarnya," ungkap Hakim.

Menurutnya, isolasi mandiri yang diberikan kepada orang yang terkonfirmasi tentu mempunyai kriteria. Jika tidak memenuhi syarat diminta tetap isolasi di wisma karantina.

"Yang bisa isolasi mandiri itu yang lingkunganya mendukung, punya kamar terpisah, didalam kamar ada kamar mandinya, jadi kamar mandi tidak bergabung. Sampai sekarang kita masih berlakukan isolasi mandiri, ya kalau dia tinggal sendiri ngapain di wisma karantina tidak apa-apa isolasi mandiri," ucap Hakim.

Hakim menurutkan, dengan dibuka kembalinya tempat karantina di gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bangka Belitung, kemarin (6/1) dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat dengan keberadaan orang yang terkonfirmasi dengan isolasi mandiri.

"Saat ini LPMP masih dalam sterilisasi, setiap hari tambahan puluhan kasus itu tidak semunya karantina di wisma karantina, pasti ada yang isolasi mandiri tadi. Dibuka kembali LPMP juga untuk membuat masyarakat kita lebih tenang, yang khawatir lingkungan tidak memungkinkan untuk isolasi mandiri di rumah," jelas Hakim.

Hakim berharap, dengan segala upaya yang dilakukan ini dapat memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 hingga memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Sekali lagi kalau kami lihat dari bidang kesehatan ini memang sudah kejenuhan masyarakat, sudah malas di rumah, lupa dengan protokol kesehatan," ucapnya.


Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul UPDATE Sehari Tambahan 45 Kasus Covid-19, Dinkes Pangkalpinang Bentuk Tim Pemantauan Isolasi Mandiri, https://bangka.tribunnews.com/2021/01/07/update-sehari-tambahan-45-kasus-covid-19-dinkes-pangkalpinang-bentuk-tim-pemantauan-isolasi-mandiri.