Find Us On Social Media :
Pengemudi motor wanita yang memaksa untuk menyalip kendaraan hingga terjatuh (instagram.com/dashcamindonesia) (kompas.com)

Jangan Jadi Biang Kerok, Sudah Tahu Etika Mendahului Kendaraan Lain di Jalan?

Oliver Doanatama Siahaan Kamis, 14 Januari 2021 | 19:04 WIB

SONORABANGKA.ID - Aktifitas Mendahului kendaraan lain atau menyalip sudah jadi pemandangan umum di jalan raya.

Tapi perlu diketahui, kesalahan atau ketidaktahuan untuk mengambil tindakan terkait mendahului dan memberi jalan kendaraan lain bisa menyebabkan kecelakaan.

Seperti contoh video yang sedang viral di media sosial saat ini. Belum diketahui secara pasti di mana kejadian tersebut, namun dalam rekaman video berdurasi 28 detik yang diunggah akun @dashcamindonesia itu, terlihat jelas motor yang dikendarai oleh seorang wanita menyalip kendaraan tanpa perhitungan.

Akibatnya, pengendara motor dari lawan arah tidak dapat mengindar sehingga menyebabkan pengendara motor wanita tersebut jatuh ke aspal. Lebih parahnya lagi, sang pengendara motor tidak mengenakan helm.

Mengenai hal ini, Sony Susmana sebagai Training Director Safety Defensive Consultant mengingatkan, ketika mau menyalip kendaraan sebaiknya pengemudi mobil atau pengendara motor harus memahami aturannya terlebih dahulu.

“Semua pengguna jalan harus mematuhi rambu-rambu yang memberitahukan batas marka, kecepatan, dan adanya tikungan di depan dan lain-lain. Karena hal ini yang memandu pengendara agar lebih selamat,” ujar Sony saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Dilanjutkan Sony, pada saat pengendara sepeda motor mau menyalip sebaiknya jangan hanya bermodal insting.

“Jangan semuanya dikira-kira. Merasa kendaraan ramping, tapi bukan berarti semua kondisi muat dan pas dengan lebar motor. Tidak boleh memaksakan diri, pikirkan risiko terburuk badan jadi tumpuan kala kecelakaan terjadi,” ucap Sony.

Tidak hanya pengemudi motor saja, masing-masing pengguna jalan yang sudah berada di jalan raya harus bersiap untuk kemungkinan terburuk. Karena kecelakaan bisa mengintai siapa saja dan kapan saja.

Selain itu, pada saat mau menyalip kendaraan sebaiknya pastikan pandangan luas dan minim blind spot. Pada saat keadaan benar-benar aman baru mendahului.

“Hindari menyalip di tikungan, dari sebelah kiri dan dipersimpangan. Pengemudi sebaiknya hilangkan ego untuk segera cepat sampai tempat tujuan, ingat keselamatan saat berkendara adalah prioritas,” kata Sony.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jangan Jadi Biang Kerok, Sudah Tahu Etika Menyalip Kendaraan di Jalan?", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2021/01/14/102200015/jangan-jadi-biang-kerok-sudah-tahu-etika-menyalip-kendaraan-di-jalan-.