Find Us On Social Media :
Alicia Keys (HAI Online)

Alicia Keys, Khalid, & 15 Artis Gabung dalam Kampanye Lawan Rasisme

Fitri Eka Sari Rabu, 20 Januari 2021 | 06:17 WIB

SonoraBangkaID

Alicia KeysKhalid, Mary J. Blige, Ty Dolla $ ign, dan Vic Mensa adalah di antara belasan artis lain  yang muncul di "17 More Ways You Could Be Killed if You Are Black in America."

Video yang diproduksi oleh NowThis News ini bekerja sama dengan Black Music Action Coalition dan #breathewithme Revolution yang juga merupakan bagian dari kampanye yang mendukung seruan kepada pemerintahan Biden-Harris untuk meluncurkan "United States Commission on Truth, Racial Healing, and Transformation".

Kampanye ini bakal bergaung dalam jangka waktu 100 hari pertama masa pemerintahan mereka di Gedung Putih, Washington D.C.

Video ini merupakan tindak lanjut dari "23 Ways You Could Be Killed If You Are Black In America" ​​yang juga diproduseri Keys, dirilis pada 2016 lalu.

Klip baru ini menyoroti 17 cara bagi orang kulit hitam untuk dapat terlukai dan terbunuh dalam empat tahun terakhir, dari "meninggalkan pesta" (Jordan Edwards) hingga "tidur di tempat tidur Anda" (Breonna Taylor).

Dalam klip tersebut, tertera informasi jika lebih dari 1000 yang terbunuh melalui serangan polisi yang sedang menjabat ataupun mantan polisi yang sudah tidak menjabat di sepanjang tahun 2020 kemarin.

Korban jiwa akibat kekerasan polisi sangat disayangkan berasal dari jumlah yang tidak proporsional dari kelompok ras kulit hitam dan berwarna."

Klip tersebut juga menyoroti undang-undang yang diusulkan dari Rep. Barbara Lee (D-CA), atau anggota parlemen dari fraksi Partai Demokrat untuk wilayah California yang menginsiasi undang-undang tentang “Truth, Healing and Transformation”, yang diperkenalkan pada Juni 2020 menyusul kasus pembunuhan George Floyd di tengah pandemic COVID -19.

Kampanye dan revolusi yang menggunakan tagar #breathewithme ini berharap dapat mempengaruhi posisi para pemangku kebijakan di parlemen untuk mulai memikirkan tindakan restoratif dan reparatif untuk mencapai keadilan rasial di seluruh Amerika Serikat," jelas organisasi Black Music Action Coaliton dalam video tersebut.(*)