Find Us On Social Media :
Rektor UBB, Dr. Ibrahim (Dok. Bangkapos.com)

UBB Akan Berencana Terapkan Formulasi Hybrid Learning Usai UTS Nanti

Yudi Wahyono Rabu, 10 Maret 2021 | 11:42 WIB

SONORABANGKA.ID - Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB), Dr Ibrahim, mengatakan, hingga kini Kampus Terpadu UBB masih menerapkan kegiatan belajar secara daring sepenuhnya.

"Setidaknya sampai UTS (penerapan secara daring -red). Sesudah UTS, kami akan mulai melakukan pembelajaran model hybrid learning, yakni kombinasi daring dan luringLuring sendiri akan diprioritaskan untuk kelas praktikum," tutur Dr Ibrahim, Senin (8/3/2021).

Walau pun penerapan hybrid learning pasca UTS akhir Bulan Maret 2021 ini nantinya akan dilaksanakan , perkuliahan yang bersifat luring adalah hak, bukan kewajiban.

"Sehingga dosen dengan kelas praktikum harus menyediakan platform daring bagi mahasiswa yang keberatan dengan perkuliahan luring dengan pertimbangan kesehatan.

Sebagai informasi, mahasiswa UBB berasal dari berbagai provinsi pada tingkat Pandemi Covid-19 yang beragam sehingga UBB harus memberikan jaminan dan kepastian bahwa kuliah luring selama Covid-19  tidak mengikat mahasiswa, setidaknya sampai semester genap 2020/2021 ini berakhir.

Sejauh ini kendala dalam proses belajar secara daring, diakuinya adalah pada proses penyesuaian metode daring dan beban biaya tambahan yang harus dikeluarkan.

Semester lalu, UBB mendapatkan kuota dari kementerian, sedangkan semester ini masih menunggu informasi lebih lanjut.

"Di Universitas Bangka Belitung sendiri, vaksinasis dosen dan tenaga kependidikan sudah mulai berlangsung, sampai hari ini 68 pegawai kami sudah divaksin. Sementara pada Hari Rabu ini kami kembali mendapatkan kuota vaksin sebanyak 100 orang. Total pegawai UBB berjumlah 480 orang dan kami harapkan vaksin ini dapat segera dilakukan untuk semua pegawai," jelasnya.

Adapun dari mahasiswa, kami masih menunggu alokasi karena informasinya bahwa sebelum Juli, semua dosen, staf, dan mahasiswa akan tuntas divaksin," tambah Ibrahim.

Setelah vaksinasi Covid-19 dan suasana mulai kondusif, tentu kuliah full luring mulai diperbolehkan sehingga ia berharap semester depan sudah bisa normal.

Namun, UBB sebelum Covid-19 pun sudah mencanangkan model hybrid learning sehingga ke depan transformasi ke perkuliahan daring dan luring akan tetap dikombinasikan.

"Kami melihat bahwa revolusi teknologi mendorong kemudahan dan kami bersiap untuk menyesuaikan diri. Tentu dengan upaya perbaikan teknologi dan kesiapan para dosen," katanya.

Sebenarnya, formulasi hybrid learing dalam dunia pendidikan sudah menjadi tren dan kebutuhan, Covid-19 sesungguhnya hanya mempercepatnya beberapa langkah.

"UBB akan tetap bersiap menuju kampus dengan model perkuliahan hybrid untuk mendorong percepatan dan kemudahan layanan akademik dengan formulasi jaminan mutu yang tentu akan disesuaikan," katanya.

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Selesai UTS, UBB Berlakukan Formulasi Hybrid Learning di Tengah Pandemi Covid-19