Find Us On Social Media :
Ukur tekanan angin (wisegeek.com) (kompas.com)

Begini Efek Ban Mobil Jika Sering Kelebihan Tekanan Udara

Oliver Doanatama Siahaan Kamis, 17 Juni 2021 | 16:41 WIB

SONORABANGKA.ID - Memperhatikan Tekanan angin pada ban mobil wajib dicek paling tidak satu minggu sekali. Tujuannya supaya tekanan angin tidak berkurang di bawah batas rekomendasi.

Untuk menghindari gejala kurang angin, banyak pemilik mobil yang sengaja melebihkan tekanan angin. Apa efeknya jika tekanan ban mobil sering kelebihan?

Zulpata Zainal, On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, mengatakan, kerugian langsung yang bakal dirasakan pengemudi adalah tidak nyaman.

Tekanan angin ban mobil yang berlebih akan memicu efek negatif yang seharusnya bisa dihindari,” ujar Zulpata kepada Kompas.com, belum lama ini.

“Seperti bantingan mobil yang terasa lebih keras serta getaran yang lebih terasa,” kata dia.

Menurutnya, tekanan angin pada dasarnya bisa meningkat dari tekanan normal sewaktu mobil melaju.

Hal ini bisa terjadi karena ban yang bergesekan dengan permukaan jalan menyebabkan udara memuai karena panas.

Pada saat dalam kondisi normal ban sudah kelebihan angin, tekanan ban bakal menjadi lebih tinggi sewaktu ban mobil bergulir.

“Alhasil, ban menjadi lebih keras dan tidak bisa meredam guncangan atau getaran dari jalan,” ucap Zulpata.

“Tekanan angin juga bisa mendekati limit pressure load dari ban itu sendiri. Tapi, ban tidak mudah pecah jika kelebihan angin. Justru saat kekurangan angin, ban lebih mudah pecah,” tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini Efek Ban Mobil bila Sering Kelebihan Tekanan Udara", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2021/06/16/164100815/begini-efek-ban-mobil-bila-sering-kelebihan-tekanan-udara.