Find Us On Social Media :
Maskapai Garuda Indonesia saat di Bandara Depati Amir Pangkalpinang (IST)

Maskapai Ungkap Trafik Penumpang Turun, Angkut Kargo Rata-rata 4 Ton, Karena PPKM Jawa-Bali

Ria Kusuma Astuti Rabu, 14 Juli 2021 | 17:43 WIB

SONORABANGKA.ID - (PPKM) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Pulau Jawa dan Bali sudah dimulai sejak 3 juli hingga 20 Juli 2021 nanti.

Beberapa pihak maskapai penerbangan, mengungkapkan sejak pemberlakuan tersebut terjadinya penurunan trafik penumpang. Walau demikian, pihaknya tetap memanfaatkan untuk melakukan pengangkutan kargo.

Seperti yang diungkapkan oleh General Manager Garuda Indonesia,  Benny Mapram kepada Bangkapos.com.

"Sejak diberlakukan PPKM Darurat mulai 3 Juli trafik penumpang turun drastis 30- 40 persen rata-ratanya," ujarnya, Rabu (14/7/2021).

"Sementara kalau kargo stabil dari Jakarta rata-rata di atas 4 Ton, dari Pangkalpinang kargo 1 Ton sampai dengan 2 Ton saja,"ucap Benny.

Diketahui, di Bangka Belitung melakukan pengetatan dokumen selain harus memiliki surat negatif PCR ditambah lagi sertifikat vaksinasi minimal tahap pertama dalam melakukan penerbangan ke Jakarta atau Bali.

Dirinya juga berpesan kepada para calon penumpang supaya dapat mematuhi peraturan di masa PPKM Darurat.

"Sesuai dengan PPKM Darurat yang berlaku dan adanya Surat Edaran (SE) Kemenhub agar para penumpang dapat mematuhi persyaratan terbang dalam masa PPKM Darurat dan mempersiapkan dokumen lengkap agar perjalanan penumpang lancar," harapnya.

Terpisah,  Distrik Manager Sriwijaya Air Pangkalpinang, Kian Se mengatakan hal yang sama. Dimana sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat terjadinya penurunan jumlah penumpang. 

"Sejak ada aturan PPKM rute PGK - CGK penumpang sangat minim rata-ratanya hanya 20 -30 persen terisi. Mungkin karena aturan PPKM penumpang harus PCR dan surat vaksin jadi minat penumpang sedikit, apalagi DKI kasus covid19 meningkat," terangnya.

Dia menambahkan, Sriwijaya Air kini juga mengangkut kargo yang rute dari Jakarta jumlah kargo lebih banyak.

"Untuk kargo dari Jakarta ke Pangkalpinang yang lebih banyak sekitar 4-5 Ton. Sedangkan kargo dari Pangkalpinang ke Jakarta sekitar 3-4 Ton," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul PPKM Darurat Jawa-Bali, Maskapai Sebut Trafik Penumpang Turun, Angkut Kargo Rata-rata 4 Ton, https://bangka.tribunnews.com/2021/07/14/ppkm-darurat-jawa-bali-maskapai-sebut-trafik-penumpang-turun-angkut-kargo-rata-rata-4-ton.