Find Us On Social Media :
Meski sebagian melempar hujatan, Jerinx usai disuntik mendapatkan apresiasi (HAI Online)

Gara-gara Ikut Vaksinasi Covid-19, Jerinx Sedikit Dimusuhi tapi Diapresiasi Sebagai Teladan dan Agen Perubahan

Fitri Eka Sari Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:10 WIB

SonoraBangka.ID - 

Drummer "Superman Is Dead", I Gede Ari Astina atau tenar disapa dengan nama Jerinx setelah ikut vaksin Covid-19 sempat curhat, bahwa ia dimusuhi sebagian pengikutnya.
 
Jerinx merasa terus dihujat atas keputusannya melangkah mengikuti anjuran pemerintah dengan divaksin jenis sinovac setelah berkonsultasi dengan dokter Indro.

"RASIALISME & VAKSINISME. Memilih divaksin dihujat setengah negara. Belum divaksin eh dihujat oleh setengahnya lagi.

"Bisakah diskriminasi ini dihentikan? Apa bedanya vaksinisme dengan rasisme yang mengkotak-kotakkan manusia atas dasar rasnya? Apa? Kan kita tak bisa memilih ras kita, sedangkan kalau vaksin kita masih bisa menolaknya?," kata Jerinx dikutip dari Instagram Story satu hari usai penyuntikan vaksin, Senin (16/8/2021).

Meski dilempar hujatan, musisi asal Bali itu justeru menuai apresiasi dari beberapa ahli epidemiologi.
 
Salah satunya adalah Dicky Budiman. Sebagai ahli dibidang epidemi ia menilai seseorang yang telah ikut program vaksinasi pastinya menjadi teladan bagi siapapun yang mengikutinya.
 
Langkah yang diambil Jerinx ini juga memberikan dampak positif bagi keluarga fam orang di sekitarnya. Mengingat belakangan ini kasus Covid-19 banyak muncul dari klaster keluarga.
 
"Saya apresiasi siapa pun itu dan ini penting untuk menjadi teladan bagi siapa pun, bahkan untuk keluarga terdekatnya akan sangat bermanfaat," ujar Dicky dikutip dari Kompas.com, Rabu (18/8/2021). 
 
Sepaham dengan Dicky Budiman, Juru Bicara Satgas Covid Wiku Adisasmito mengapresiasi keputusan Jerinx untuk ikut membentuk herd immunity Indonesia agat segera terbebas dari corona.

Menurutnya setiap orang dapat menjadi agen perubahan perilaku kesehatan bagi lingkungan sekitar. Hal ini bisa diawali dari tiap individu.

Wiku berharap momen Jerinx ikut vaksin dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat terkait vaksin Covid-19.

"Setiap orang dapat menjadi agen perubahan perilaku kesehatan bagi lingkungannya diawali dengan menjalankannya dari diri sendiri," ujarnya.

 Jerinx juga tidak diam, dia malah lebih dulu mengajak orang-orang yang belum yakin untuk vaksin karena riwayat medis seperti dirinya agar berkonsultasi dengan dokter ahli terlebih dahulu.
 

"Jangan khawatir, konsultasikan dengan dokter, cari vaksin yang sesuai dengan kondisi riwayat medis, jika memang tidak/belum boleh divaksin, dokter pasti tidak akan menyarankannya," tulis Jerinx.

"Yuk bersama kita dukung Indonesia agar lekas kembali bangkit," ujar Jerinx dalam unggahannya. (*)