Find Us On Social Media :
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat panen Bawang Merah Kelompok Tani Karya Bersama di Desa Perlang Jumat, (1/10/2021) (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Pemkab Beri Motivasi Petani , Produktivitas Bawang Merah di Bangka Tengah Hingga 7 Ton/Hektar

Ria Kusuma Astuti Jumat, 1 Oktober 2021 | 17:18 WIB

SONORABANGKA.ID - Saat ini pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus mendukung dan memotivasi para petani di wilayahnya dalam mengembangkan budidaya tanaman holtikultura.

Diketahui jika tanaman bawang merah menjadi satu di antara tanaman holtikultural yang memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian, khususnya  pada sektor pertanian di Bangka Tengah.

Hal ini juga dibuktikan dengan produktivitas tanaman bawang merah yang dalam satu hektarnya mencapai 7 ton.

"Alhamdulillah hari ini kita panen bawang merah yang dilakukan kelompok karya bersama, Desa Perlang. Tentunya keberadaan bawang merah ini menjadi salah satu tanaman yang menunjang inflasi tertinggi, disamping komoditi cabai merah, dan lainnya. Untuk itu kami mendorong para petani kita di Bateng untuk giat menamam holtikoltura ini,"ujar Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat panen Bawang Merah di Desa Perlang Jumat, (1/10/2021).

Algafry menilai,bila kesuburan tanah di Bangka Tengah sangat mendukung untuk bercocok tanam, khususnya tanaman holtikultural.

"Merawat bawang merah ini memang tidak semudah merawat tamaman holtikultural lainnya, tetapi kalau dilihat dari kesuburan tanah daerah kita  ini subur, buktinya setengah hektar tanaman bawang ini menbghasilkan biji yang besar, dan ini sangat berpeluang untuk kita investasi bawang merah," ucap Algafry.

Untuk itu, pihaknya pun telah berkolaborasi berbagai pihak dalam mendukung para petani holtikultural di wilayahnya.

Bahkan pihaknya juga sudah  berkoordinasi dengan pihak koperasi guna menstabilkan harga produk pertanian di wilayahnya.

"Kita memang sudah koordinasi dengan pihak Bank Indonesia juga untuk mendukung para petani kita, dan kemarin kita juga sudah ketemu pihak koperasi, yang mana kedepan kita akan berkolaborasi juga dengan koperasi untuk ikut mengelola dan ambil alih hasil tani kita. Di mana apabila harga turun, minimal apabilah harga bawang Rp 30.000 dan turun Rp10.000 minimal mereka (koperasi-red) bisa bantu beli dengan harga yang stabil," himbau Algafry.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah Sajidin menyebutkan, pihaknya juga telah mengukur produktivitas tanaman bawang di daerahnya.

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Produktivitas Bawang Merah di Bangka Tengah Capai 7 Ton Per Hektar, Pemkab Motivasi Petani, https://bangka.tribunnews.com/2021/10/01/produktivitas-bawang-merah-di-bangka-tengah-capai-7-ton-per-hektar-pemkab-motivasi-petani.