Find Us On Social Media :
Bhabinkamtibmas Desa Riau Brigadir Prayudinata mengecek lokasi pekerja tambang yang diterkam buaya Rabu 13/10/2021). (Dok/Brigadir Prayudinata )

Oktober-Desember, Musim Buaya Kawin, Alobi Babel Minta Warga Tidak Beraktivitas di Dekat Area Habitat

Ria Kusuma Astuti Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:58 WIB

SONORABANGKA.ID - Konflik antar manusia dan buaya kembali terjadi di Pulau Bangka.

Kali ini korban, yang merupakan pekerja tambang inlonvensional (TI) jenis apung diterkam buaya ketika beraktivitas di Sungai Melandut Desa Riau Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka Rabu (13/10/2021).

Pekerja tambang itu  diketahui bernama Punggul diterkam dan diseret buaya saat mendorong ponton TI apung yang kandas.

Pihak Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Foundation Bangka Belitung mengaku baru mendapat kabar tersebut dan akan terjun ke lapangan besok hari, Kamis (14/10/2021).

"Kita besok baru ke sana, info kita dapat BPBD dan BKSDA sudah di lokasi. Konflik antar buaya dan manusia, salah satu memang terjadi karena aktivitas penambangan, serba susah, kalau sudah berhubungan dengan kerusakan habitat," kata Manager Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Foundation Bangka Belitung, Endy R Yusuf.

Selain faktor habitat, pada masa periode kawin buaya pun menyebabkan predator ini lebih agresif.

"Musim kawin juga jadi penyebab, karena saat ini bulan Oktober, November hingga Desember, mereka lebih agresif. Kami mengimbau kepada warga jangan beraktivitas di area habitat buaya pada jam-jam 18.00 WIB ke atas, karena buaya agresif, apalagi posisi sekarang habitat di situ sudah rusak,"ucap Endy.

 Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Oktober-Desember Musim Buaya Kawin, Alobi Babel Imbau Warga Tak Beraktivitas di Area Habitat, https://bangka.tribunnews.com/2021/10/13/oktober-desember-musim-kawin-buaya-alobi-babel-imbau-warga-tak-beraktivitas-di-area-habitat.