Find Us On Social Media :
Melahirkan itu sakit, tapi ada alat untuk meredakannya (Freepik)

Karya Anak Bangsa! Ini Alat Untuk Kurangi Rasa Sakit Saat Melahirkan

Riska Tri Handayani Selasa, 14 Desember 2021 | 10:57 WIB

SonoraBangka.id - Tapi Anda, sekarang sudah ada cara melahirkan dengan minim rasa sakit. Untuk bisa melakukannya butuh alat khusus.

Ya, semua ibu pasti tahu jika melahirkan itu sakitnya minta ampun, bahkan ada yang menyebut sakitnya itu seperti 20 tulang patah bersamaan.

 

Heni Setyowati, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, menciptakan alat yang berguna mengurangi rasa sakit dan memberikan rasa nyaman serta mempercepat proses persalinan seorang ibu.

Alat ini disebut MPDA (Modified Pain Digital Acupresure).

MPDA adalah hasil pengembangan dan modifikasi alat yang dicitpakan sebelumnya, yakni PDA (Poin Digitas Acupresure).

Dalam pembuatan alat inovatif tersebut, Heni bekerjasama dengan dengan sejumlah pakar dari Universitas Indonesia (UI) antara lain Dr. Setyowati dari Fakultas Ilmu Keperawatan UI dan Prof Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer, DEA dari Fakultas Teknik UI.

 

Menurut Heni, rasa tidak nyaman selama melahirkan tak hanya mencakup soal nyeri saja, namun meliputi fisik, psikospiritual, sosial dan lingkungan.

Kondisi tersebut tentu saja dapat mengganggu proses persalinan, sehingga bisa berdampak pada keselamatan bayi dan juga Ibu.

Nah, PDA telah diterapkan pada 76 orang ibu bersalin dan terbukti mengatasi nyeri persalinan dan bahkan telah direpresentasikan di International Conference di Manipal University, Karnatakan, India beberapa waktu lalu.

Sementara itu, MPDA merupakan pengembangan dari PDA.

MPDA bekerja dengan sistem acupressure atau memijat sekaligus memutar musik klasik instrumen piano yang dapat memberikan efek pijatan acupoint dan sekaligus mendengarkan musik klasik instrumen piano.

Jadi, kondisi tersebut dapat membantu proses persalinan agar berjalan dengan lancar dan bahkan dapat mencegah terjadinya partus lama, yakni salah satu penyebab terjadinya kematian Ibu di Indonesia.