Find Us On Social Media :
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia (KOMPAS.com)

Realisasi Investasi 2021 Rp 901,2 Triliun, Bahlil: Lampaui Target dari Perintah Presiden

Marselus Wibowo Kamis, 27 Januari 2022 | 16:34 WIB

SonoraBangka.ID - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, realisasi investasi Indonesia di tahun 2021 melebihi target yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebesar Rp 901,2 triliun.

Bahlil mengungkapkan, untuk mencapai target investasi tersebut Kementerian Investasi menggunakan strategi yang tidak lazim.

Kendati tidak dipaparkan secara rinci strategi mereka. "Realisasi (investasi) dari Januari-Desember 2021, kita mencapai Rp 901,2 triliun. Artinya melampaui target dari perintah Bapak Presiden kepada kami, sebesar Rp 900 triliun," ucapnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (27/1/2022).

"Alhamdulillah saya terima kasih banget kepada semua pihak-pihak yang telah mendukung program ini. Ini enggak gampang memang. Jujur saya katakan enggak gampang. Kami harus membuat strategi-strategi di luar kelaziman," sambung dia.

Bahlil bilang, capaian realisasi investasi 2021, juga melebihi juga target dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) sebesar 104 persen.

Sedangkan target capaian dari Presiden sebesar 100,1 persen. Seiring dengan pencapaian tersebut, total tenaga kerja yang terserap sebanyak 1,2 juta lebih.

"Dengan total jumlah penyerapan tenaga kerja 1.207.893 orang, ini tenaga kerja langsung. Kalau dari teori ekonominya biasanya tiga sampai empat kali lipat. Jadi kalau dikalikan tiga atau empat, itu bisa sampai 4 juta sampai 5 juta," sebutnya.

Mengenai Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang 2021, juga dianggap mulai membaik. Hal tersebut kata mantan Ketua Umum Hipmi periode 2015-2019 ini, disokong adanya penerapan Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

"PMA itu 50,4 persen atau setara Rp 454 triliun, harus kita akui foreign direct investment kita bagus. Ini sentimen positif dari implementasi Undang-Undang Cipta Kerja. Jadi apakah UU Cipta Kerja itu penting? Nah ini kita jawab bukan dengan retorika yang ada, tapi dengan fakta," ujarnya.

Sementara untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada periode tersebut mencapai Rp 447 triliun. "Kemudian, PMDN kita 49,6 persen atau setara dengan Rp 447 triliun. Tumbuh 8,1 persen secara year on year," sebutnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Realisasi Investasi 2021 Rp 901,2 Triliun, Bahlil: Lampaui Target dari Perintah Presiden", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2022/01/27/161803326/realisasi-investasi-2021-rp-9012-triliun-bahlil-lampaui-target-dari-perintah.