Find Us On Social Media :
Ilustrasi Virus Corona Baru ((Bangkapos.com/Riki Pratama))

Kasus Covid-19 di Bangka Belitung Tiga Hari Terakhir Meningkat, Kemarin Bertambah 57 Kasus Baru

Ria Kusuma Astuti Sabtu, 5 Februari 2022 | 14:11 WIB

SONORABANGKA.ID - Kini kasus Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung (Babel), meningkat dalam tiga hari terakhir. Tercatat pada Jumat (4/2/2022) kasus positif bertambah 57 kasus.

Meningkat kasus ini terjadi sejak, Kamis (3/2/2022) kemarin, sebanyak 38 kasus, dan Rabu (2/2/2022) sebanyak 27 kasus baru.

Daerah penyumbang kasus terbanyak, pada Jumat (4/2/2022) hari ini, yaitu Kota Pangkalpinang dengan 19 kasus, Bangka 8 kasus, Bangka Tengah 2 kasus, Bangka Barat 4 kasus, Bangka Selatan 3 kasus, Belitung 18 kasus, Belitung Timur 3 kasus, sehingga total 57 kasus.

Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19Mikron Antariksa, menyebutkan meningkatnya kasus Covid-19 ini terjadi sejak ditemukanya varian Omicron di Babel.

"Terjadinya peningkatan dua kali lipat kasus Covid-19 ini karena kasus Omicron sudah terdeteksi di Babel penyebaranya, diduga ini yang membuat ia sangat cepat meningkat," ujar Mikron kepada Bangkapos.com, Jumat (4/2/2022).

Ia menambahkan kasus positif baru selama tiga hari terakhir lebih tinggi, ketimbang tingkat kesembuhan. 

"Yang sembuh hari ini hanya tiga orang, kemarin hanya dua orang. Artinya angkanya kecil ketimbang kasus barunya,"tutur Mikron.

Kepala Dinas Kesehatan Babel , Andri Nurtito, menuturkan, untuk penyebaran kasus Omicron penularanya memang lebih cepat 4 sampai 6 kali lebih cepat dari varian yang lain. 

"Cuman tingkat keparahan tidak terlalu berat. Kemungkinan lebih banyak isolasi mandiri dan terpusat saja, tidak semua masuk rumah sakit,"ujar Andri.

Ia berkata, walaupun tingkat keparahan varian Omicron tak terlalu berat, namun menjadi perhatian pemerintah, terutama pasien yang memiliki komorbid atau penyakit bawaan.

"Untuk pemantauan isoman kami harapkan puskesmas atau puskesmas pembantu memantau terselenggara isolasi mandiri," imbuhnya.

Selain itu, Andri mengakui lamanya hasil pemeriksaan yang menggunakan metode PCR S-Gene Target Failure (SGTF) membuat pasien positif Covid-19 harus menunggu lama hasilnya melalui Whole Genome Sequencing (WGS).

"Memang untuk konfirmasi pemeriksaan Omicron dengan laboratorium di Jakarta. Tetapi, kita sudah bisa di laboratorium Provinsi Babel sudah ada, S-Gene Target Failure (SGTF). GTF itu namanya probabel, bila sudah 75-80 persen harus waspada kemungkinan Omicron, baru konfirmasi ke Jakarta untuk 100 persenya,"jelasnya.

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Tiga Hari Terakhir Kasus Covid-19 di Bangka Belitung Meningkat, Hari Ini Bertambah 57 Kasus Baru  , https://bangka.tribunnews.com/2022/02/04/tiga-hari-terakhir-kasus-covid-19-di-bangka-belitung-meningkat-hari-ini-bertambah-57-kasus-baru.