Find Us On Social Media :
Ilustrasi Rumah Swadaya (KOMPAS.com)

Tahun Ini, Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan 101.250 Rumah Swadaya dan 5.141 Unit Hunian MBR

Marselus Wibowo Jumat, 18 Februari 2022 | 16:28 WIB

SonoraBangka.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan terus melanjutkan penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, pada tahun 2022, Ditjen Perumahan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 5,1 triliun, yang akan digunakan untuk program pembangunan perumahan sebesar Rp 4,9 triliun dan sebesar Rp 295 miliar untuk program dukungan manajemen seperti kebutuhan gaji pegawai dan belanja operasional.

"Dalam rencana tahun anggaran 2022 kita lakukan efisiensi belanja dukungan manajemen dan biaya pendukung untuk dialihkan ke program padat karya mendukung pemulihan ekonomi nasional yakni BSPS, dari rencana awal alokasi BSPS sebesar Rp 2 triliun untuk target 87.500 unit menjadi Rp 2,29 triliun untuk target 101.250 unit rumah," kata Iwan melalui siaran persnya, Jumat (18/2/2022).

Selanjutnya, anggaran tahun 2022 tersebut juga dialokasikan sebesar Rp 1,98 triliun untuk pembangunan rumah susun (rusun) bagi MBR, pekerja, Aparatur Sipil Negara (ASN), mahasiswa perguruan tinggi dan Lembaga Pendidikan Keagamaan Berasrama sebanyak 5.141 unit.

"Rinciannya adalah sebanyak 2.973 unit atau 56 tower merupakan multi years contract (MYC) lanjutan dari pekerjaan tahun 2021 dampak refocussing anggaran dan 2.168 unit atau 97 tower pekerjaan baru di tahun 2022," sebut Iwan.

Dari total target tersebut, dikatakan Iwan sebanyak 764 unit rusun diperuntukkan bagi MBR, 1.594 unit untuk Lembaga Pendidikan Keagamaan Berasrama, 766 unit untuk Perguruan Tinggi, 982 unit untuk pekerja termasuk rusun mendukung PEN Batang, dan 1.035 unit untuk ASN/Polri.

Selain rusun, Kementerian PUPR juga mengalokasikan anggaran sebeaar Rp 341 miliar untuk target pembangunan 1.823 unit rumah khusus (rusus) untuk masyarakat terdampak program pemerintah, terdampak bencana dan daerah tertinggal, terpencil dan pulau terluar (3T).

Terakhir, alokasi anggaran tahun 2022 juga untuk bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) sebagai stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR sebesar Rp185 miliar sebanyak 20.500 unit.

"Rinciannya untuk terdampak bencana sebanyak 1.495 unit sudah termasuk 1.411 unit hunian tetap bencana Palu, Sulawesi Tenggara, 278 unit untuk masyarakat terdampak program pemerintah, dan 50 unit untuk daerah 3T," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tahun Ini, Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan 101.250 Rumah Swadaya dan 5.141 Unit Hunian MBR", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2022/02/18/151500026/tahun-ini-kementerian-pupr-lanjutkan-pembangunan-101.250-rumah-swadaya-dan.