Find Us On Social Media :
Foto udara pekerja menyelesaikan pengecatan ornamen Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (5/11/2021). Pengecatan sudut trek, kerb dan tepian trek sirkuit Mandalika menggunakan tiga warna penting yakni warna merah putih yang menandakan kerb yang berfungsi sebagai pemandu pembalap di lintasan dan warna hijau yang merupakan track limit atau pembatas trek yang ketika pembalap menyentuh garis tersebut akan dikenakan penalti. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/aww.(ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI) (kompas.com)

Mengapa Mandalika Disebut sebagai Sirkuit Terlengkap untuk MotoGP?

Oliver Doanatama Siahaan Selasa, 8 Maret 2022 | 19:25 WIB

SONORABANGKA.ID - Pelaksanaan Pertamina Grand Prix of Indonesia akan digelar dalam waktu dekat di sirkuit yang baru untuk MotoGP. Sirkuit ini unik karena disebut sebagai salah satu sirkuit terlengkap.

Karakter Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, ini dibahas dalam talkshow yang bertajuk "Highlight MotoGP Qatar dan Preview Grand Prix of Indonesia". Acaranya digelar di Mandalika GP Hub di Oval Atrium, Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/3/2022).

Bincang-bincang tersebut menghadirkan mantan pebalap nasional Ahmad Jayadi dan wartawan senior Arief Kurniawan.

Menurut Jayadi, Sirkuit Mandalika menjadi salah satu sirkuit terlengkap yang ada di dunia. Sirkuit tersebut punya karakter tersendiri.

"Kebanyakan sirkuit lain itu high speed corner. Tapi kalau Mandalika itu punya high speed corner, ada U-turn, dan ada straight," kata Jayadi.

Jayadi menambahkan, kalau ada satu pebalap yang bisa menyetel motornya sedemikian rupa agar cocok dengan karakteristik Mandalika, setelan tersebut akan bisa dipakai di sebagian besar sirkuit dunia.

"Jadi, ketika orang atau pebalap bisa menyetel motornya dengan baik sesuai dengan karakter Mandalika, otomatis setelan dia akan bagus di setiap sirkuit,:" ujar Jayadi.

Menurutnya, Sirkuit Mandalika ini nantinya bisa dijadikan salah satu sirkuit tes atau latihan pramusim sebelum MotoGP bergulir, agar tim-tim bisa mendapatkan data yang lengkap untuk mengembangkan motornya," tuturnya.

Sementara menurut Arief, Mandalika memiliki karakter unik seperti Sirkuit Assen di Belanda dan Philip Island di Australia. Jalannya balapan diprediksi akan sulit ditebak.

"Mandalika akan menjadi sirkuit ketiga, di MotoGP, setelah Assen dan Philip Island, yang berkarakter fast and flowing. Fast and flowing itu gampangnya motor terlihat seperti tidak mengerem. Padahal ngerem, cuma tidak terlihat seperti mengerem. Karena layout Mandalika seperti itu," kata Arief.

Arief mengatakan, trek lurus di Mandalika tidak panjang, namun, kemudian bertemu dengan tikungan teknis yang mengalir. Bicara soal fast and flowing, biasanya balapan akan berlangsung seru.

"Kita sulit menebak siapa yang akan menang. Fast and flowing di Mandalika terletak dari Tikungan 5-6, lalu sensasi 7-8-9 dan juga 13-14-15," ujar Arief.

Arief menambahkan, di Assen bisa terjadi 5 pebalap bersaing di barisan depan di hampir sepanjang balapan, begitu juga di Philip Island.

"Kecuali kalau sudah ada yang nge-break (membuka jarak) baru kita tahu siapa yang akan menang balapan. Beda sama Qatar kemarin, dari awal saja pebalap saat start sudah tidak ngegrup. Pebalap bisa bikin gap, karena layoutnya menunjang untuk seperti itu," kata Arief.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengapa Mandalika Disebut sebagai Sirkuit Terlengkap bagi MotoGP?", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2022/03/08/114200815/mengapa-mandalika-disebut-sebagai-sirkuit-terlengkap-bagi-motogp?page=all#page2.