Find Us On Social Media :
Tentara Ukraina yang menemukan kamera Canon EOS 750D di dalam drone Orlan-10. (KOMPAS.com)

Drone Rusia Dibongkar, Isinya Kamera DSLR Entry Level dan Aksesori Seadanya

Marselus Wibowo Rabu, 20 April 2022 | 09:31 WIB

SonoraBangka.ID - Tentara Ukraina membongkar salah satu drone milik pasukan militer Rusia yang jatuh di daratan Ukraina. Dalam drone tersebut ditemukan sebuah kamera  digital single lens reflex (DSLR) bermerek Canon.

Penemuan tersebut disampaikan dalam sebuah video pembongkaran drone oleh seorang tentara asal Ukraina di akun YouTube Army Inform. Akun YouTube tersebut biasa digunakan untuk menyebarkan informasi tentang Kementerian Pertahanan Ukraina.

Dalam video itu, tentara tersebut mengatakan bahwa kamera yang ditemukan dalam drone mata-mata bernama Orlan-10 itu adalah tipe Canon EOS Rebel T6i (750D).

Kamera ini merupakan kamera DSLR entry-level keluaran 2015 yang kini dijual dengan kisaran harga 300 dolar AS (sekitar Rp 4,3 jutaan).

Kamera ini tersebut diselipkan ke dalam drone hanya dengan peralatan seadanya, alih-alih alat atau aksesori pendukung canggih.

Bahkan, tentara Ukraina yang membongkar drone Orlan-10 ini menyebut bahwa desain dan teknik perakitan drone itu mengingatkannya pada "proyek mainan" pesawat remote control (RC) yang biasa digeluti pehobi.

Disebut proyek mainan karena kamera ini hanya ditopang dengan sebuah modul berupa papan atau pelat berwarna abu-abu yang sudah dirancang sedemikian rupa supaya bisa memuat kamera dengan pas, seperti gambar di atas.

Agar tidak goyang atau lepas ketika drone terbang, kamera tersebut lantas direkatkan dengan sebuah tali pengerat berjenis Velcro yang biasa digunakan untuk mengikat atau merapikan kabel.

Selain itu, tombol dial yang biasa digunakan untuk beralih dari satu mode pemotretan ke mode lainnya juga sudah dilem, mungkin untuk mencegah kamera berpindah mode ketika drone sedang terbang.

Di samping komponen yang berkaitan dengan kamera, tutup tangki bensin drone itu pun juga dianggap "murahan" karena tampak seperti bekas tutup botol plastik. Lalu, komponen di sekeliling drone juga terlihat banyak yang direkatkan dengan lakban.

Pengembangan drone butuh dana miliaran rupiah

Nah, meski disebut dibuat dengan aneka alat pendukung murahan, drone ini sendiri dikabarkan membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk dibuat.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari PetaPixel, Selasa (19/4/2022), pengembangan untuk satu unit Orlan-10 memakan biaya sekitar 87.000 - 120.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,2 - 1,7 miliar.

Drone ini sendiri biasanya bertugas untuk mengintai target di suatu lokasi atau memperhitungkan jarak atau kondisi target sebelum pasukan militer Rusia menembakkan serangan artileri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Drone Rusia Dibongkar, Isinya Kamera DSLR Entry Level dan Aksesori Seadanya", Klik untuk baca: https://tekno.kompas.com/read/2022/04/19/07010017/drone-rusia-dibongkar-isinya-kamera-dslr-entry-level-dan-aksesori-seadanya?page=all#page2.