Find Us On Social Media :
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. ((SHUTTERSTOCK/CESC_ASSAWIN))

Untuk Selamatkan Garuda, Gunakan Uang APBN Rp 7,5 Triliun

Ria Kusuma Astuti Minggu, 24 April 2022 | 09:04 WIB

SONORABANGKA.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama dengan Panitia Kerja (Panja) Komisi VI DPR bersepakat untuk menyelamatkan Garuda Indonesia dari  kebangkrutan.

Dalam kesepakatan tersebut, Komisi VI DPR RI menyetujui rencana pemberian penyertaan modal negara (PMN) dari uang APBN senilai Rp 7,5 triliun dari pemerintah untuk Garuda Indonesia pada tahun anggaran 2022.

Tetapi, PMN tersebut akan dicairkan jika Garuda mencapai kesepakatan damai dengan kreditur dalam PKPU. Menteri BUMN Erick Thohir pun menyampaikan apresiasi atas dukungan Panja Komisi VI terkait penyelamatan Garuda Indonesia Komisi VI DPR.

Menurutnya, dukungan politik dari DPR sangat penting bagi Kementerian BUMN dalam menyehatkan kembali kinerja Garuda Indonesia. "Kita bersyukur dan berterima kasih dengan dukungan panja Komisi VI DPR sangat berarti dalam upaya penyehatan Garuda," katanya dikutip pada Minggu (24/4/2022).

Dia mengatakan, dia tidak ingin Kementerian BUMN menjadi menara gading dan tentu akan memerlukan dukungan banyak pihak, termasuk DPR dalam menyelamatkan Garuda Indonesia.

"Alhamdulillah setelah melalui berbagai rapat kerja, rapat dengar pendapat, hingga panja, sekarang kita telah sama-sama sepakat bahwa penyelamatan Garuda harus menjadi keharusan," ujarnya.

Kementerian BUMN dan Garuda Indonesia bakal menjalankan rekomendasi-rekomendasi dari panja, mulai dari memperbaiki tata kelola korporasi yang buruk disertai timeline dan tolak ukur yang jelas.

Panja Komisi VI DPR juga meminta keduanya melaksanakan secara konsisten terkait business plan, optimalisasi rute, jumlah dan tipe pesawat, implementasi penurunan lease rate serta peningkatan kargo dan pendapatan lainnya agar Garuda menjadi perusahaan yang sehat dan dapat tumbuh secara berkelanjutan.

"Kesepakatan antara Panja Komisi VI dengan Kementerian BUMN dan Garuda Indonesia merupakan kolaborasi dan sinergitas yang baik dalam memperbaiki Garuda," tambahnya.

Menurutnya, dukungan Panja Komisi VI DPR semakin melengkapi proses transformasi dan restrukturisasi yang sedang dilakukan Garuda Indonesia.

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyambut baik dukungan penuh yang diberikan Panja, terkait langkah pemulihan kinerja yang turut diselaraskan dengan proses PKPU yang tengah berlangsung.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, dukungan ini merupakan representasi soliditas ekosistem industri penerbangan di Indonesia. "Kami berterima kasih atas dukungan dan kerja keras seluruh anggota Panja Komisi VI DPR RI dan berkomitmen untuk menjalankan rekomendasi yang telah disampaikan secara konsisten dan berkesinambungan," ucpanya dalam keterangan tertulis.

Menurut Irfan, dukungan Panja ini menjadi bagian penting dalam restrukturisasi kinerja yang tengah dioptimalkan Garuda.

Dia yakin hal ini bakal menjadi outlook positif atas langkah berkesinambungan Garuda Indonesia memaksimalkan momentum pemulihan dan transformasi kinerja di masa yang penuh tantangan ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rp 7,5 Triliun Duit Rakyat untuk Selamatkan Garuda", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2022/04/24/051515326/rp-75-triliun-duit-rakyat-untuk-selamatkan-garuda?page=2.