Find Us On Social Media :
(Diskominfo Pangkalpinang)

Pemkot Pangkalpinang Terus Berupaya Tangani Masalah Stunting

Yudi Wahyono Kamis, 2 Juni 2022 | 15:48 WIB

SONORABANGKA.ID - Walikota Pangkalpinang melalui Asisten Administrasi Umum, Ahmad Subekti mengungkapkan keseriusan Pemkot Pangkalpinang dalam mengatasi masalah stunting.

Meskipun berdasarkan data, tingkat stunting di Kota Pangkalpinang masuk dalam enam level terendah di tahun 2021 dengan prevelensi 16.7 persen.

“Kalau berdasarkan data tidak terlalu parah ya. Sebenarnya target nasional di 2024 adalah 14 persen, dan kita sudah 16 persen. Tapi target Pangkalpinang sendiri harus di bawah itu, supaya generasi kedepan orang kuat semua, ” ujar Subekti setelah membuka kegiatan Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten/Kota di Ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (31/5/2022).

Saat ini pemerintah kota bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang belum resmi dikukuhkan tetap akan berupaya mencari penyebab serta mengurangi risiko permasalahan yang menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak tersebut.

“Kebanyakan mungkin karena pernikahan dini ya. Mungkin karena pergaulan apalagi diusia sekolah yang belasan tahun sudah menikah. Mereka kurang paham memeriksakan diri ke dokter, ” jelasnya.

Berbagai strategi terus dilakukan oleh pemerintah kota untuk menuntaskan permasalahan yang dapat melemahkan generasi muda. Salah satunya melakukan pendekatan kepada warga terkait pola asuh anak.

“Ini supaya angka stunting kita cepat menurun dengan meningktkan pola asuh anak. Karena mungkin orangtuanya bekerja dan anak kebanyakan mengkonsumsi makanan cepat saji setiap hari dan itu mungkin salah satu penyebabnya, ” kata Subekti.

Dengan adanya upaya pemerintah kota bersama seluruh stakeholder terkait, dia berharap prevelensi stunting akan terus menurun hingga 0 persen. Sehingga tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus masa depan akan semakin kuat sehingga dapat membangun Kota Pangkalpinang menjadi lebih baik.