Find Us On Social Media :
Menteri BUMN Erick Thohir mendorong rumah dan apartemen yang dibangun oleh BUMN memanfaatkan kompor listrik (DOK. Kementerian BUMN)

Erick Thohir Tegaskan Tak Pernah Bahas Rencana Kenaikan Daya Listrik 450 VA

Marselus Wibowo Kamis, 22 September 2022 | 16:29 WIB

SonoraBangka.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan pihaknya tidak pernah melakukan pembahasan terkait dengan kenaikan daya listrik dari 450 VA menjadi 900 VA.

"Kami juga bertanya-tanya (mengenai isu rencana kenaikan daya listrik dari 450 VA menjadi 900 VA. Karena kami tidak pernah membahas tentang hal ini," kata Erick dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI di DPR RI Rabu (21/9/2022).

Mantan Presiden Inter Milan ini juga mengatakan, pihaknya terus mendorong keberpihakan PT PLN kepada masyarakat yang membutuhkan. Konsepnya adalah, bagaimana listrik bisa tersambung ke desa, serta meningkatkan mutu dan kualitas layanan PLN.

"Keberpihakan PLN kepada masyarakat yang membutuhkan diprioritaskan. Ini mengapa saat ada isu kenaikan daya 450 VA kami juga mempertanyakan. Kami juga yakin Komisi VI tidak mungkin mendorong perbaikan PLN secara menyeluruh tapi mengurangi pelayanan dari masyarakat," lanjutnya.

Erick Thohir menambahkan, rencana kenaikan daya listrik dari 450 VA ke 900 VA juga sudah dibantah oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sehingga tidak ada strategi apapun yang perlu dilakukan.

"Jadi penghapusan daya 450 VA ini tidak ada strateginya sama sekali. Kita jalani konteksnya, dengan perbaikan layanan, begitupun Presiden yang mengumumkan tidak ada penghapusan daya 450 VA," jelas dia.

Erick juga memastikan alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 10 triliun kepada PLN adalah untuk memberikan pemerataan listrik kepada masyarakat tertinggal. Hal ini mengingat listrik sudah menjadi kebutuhan, tidak hanya industri saja tapi juga mendukung digitalisasi dan kesejahteraan.

"Jadi kalau di perkotaan masyarakat mendapat akses yang lebih, industri juga mendapat akses. Tentu masyarakat di desa juga dipastikan mendapat akses, apalagi juga didukung digitalisasi," ungkap Erick.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) menjelaskan bahwa usulan pengalihan pelanggan listrik rumah tangga 450 VA menjadi 900 VA masih membutuhkan kejian lebih lanjut.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Agung Pribadi mengatakan, rencana migrasi 450 VA ke 900 VA didasari keinginan agar subsidi listrik diberikan lebih tepat sasaran.

“Usulan pengalihan tersebut masih memerlukan kajian dan pembahasan yang lebih detail termasuk analisis cost and benefit sehingga harus dipastikan rencana tersebut tidak memberatkan pelanggan yang menjadi sasaran,” kata Agung dalam siaran pers, Rabu (14/9/2022).

Maraknya pemberitaan pengalihan pelanggan rumah tangga 450 VA menjadi 900 VA pertama kali muncul dalam Rapat Kerja Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengenai Asumsi Dasar, Pendapatan, Defisit dan Pembiayaan Dalam Rangka Pembahasan RUU APBN TA 2023 yang berlangsung Senin (12/09/2022) lalu.

“Pada prinsipnya alokasi subsidi listrik tahun 2023 tidak ada pengurangan, hanya DPR menginginkan agar ada pengendalian subsidi listrik melalui pemberian subsidi yang lebih tepat sasaran,” tambah dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erick Thohir Tegaskan Tak Pernah Bahas Rencana Kenaikan Daya Listrik 450 VA", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2022/09/22/120800126/erick-thohir-tegaskan-tak-pernah-bahas-rencana-kenaikan-daya-listrik-450-va.