Find Us On Social Media :
Ilustrasi AC mobil(Kompas.com/Fathan Radityasani) (KOMPAS.COM)

Apakah Benar Mematikan AC Saat Menanjak Bikin Mesin Mobil Enteng?

Oliver Doanatama Siahaan Sabtu, 24 September 2022 | 18:28 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah Kontur jalanan di Indonesia sangat beragam, bahkan di beberapa daerah mudah sekali menemukan tanjakan ekstrem. Tak cuma kecakapan pengemudi, menaklukkan tanjakan dibutuhkan performa kendaraan yang prima, baik mesin, transmisi dan komponen lainnya.

Salah satu yang dianggap paling berpengaruh adalah mematikan AC saat menanjak. Beban kerja mesin dianggap terbebani kalau AC mobil tetap nyala. Lantas benarkah hal itu? 

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan, mematikan AC sebelum tanjakan bisa sedikit mempengaruhi tenaga mesin.

"Mesin tidak harus membagi tugas, tidak terbebani kompresor AC," kata Didi kepada Kompas.com, Sabtu (24/9/2022). 

Hal tersebut disebabkan komponen AC yakni kompresor terhubung dengan mesin lewat belt. Karena itu, bila AC dimatikan, beban mesin bisa berkurang.

Ada satu hal yang harus diperhatikan, kalau gradient tanjakan esktrem dan beban muatan berat. Meski beban kerja AC tidak signifikan, tetapi masalah akan terjadi bila magnetic clutch dalam posisi realese. 

"Ini kadang membuat mobil nafasnya seperti mau habis di tengah tanjakan, kadang membuat pengemudi kagok dan telat oper gigi," ujarnya. 

Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriadi mengatakan, tidak masalah menghidupkan AC selama beban mobil tidak terlalu berat. 

"Kuncinya skill pengemudi, terutama dalam menghadapi stop and go. Apalagi mobil manual, jika tidak cakap bisa-bisa mundur dan membahayakan," ucap Bambang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apakah Benar Mematikan AC di Tanjakan Bikin Mesin Mobil Enteng? ", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2022/09/24/114200715/apakah-benar-mematikan-ac-di-tanjakan-bikin-mesin-mobil-enteng-.