Find Us On Social Media :
Ilustrasi lampu kedipan atau high beam(MotorMobile.net) (KOMPAS.COM)

Lampu Dim Kendaraan, Apa Kegunaan Sejatinya?

Oliver Doanatama Siahaan Sabtu, 14 Januari 2023 | 21:18 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah Lampu jauh, dim, atau high beam kerap digunakan sebagai bahasa isyarat komunikasi antar kendaraan. 

Perilaku tersebut banyak dilakukan terutama kalau berkendara di jalan tol. Dengan begitu, pengendara di depan akan tersadar keberadaan kendaraan lainnya dari arah belakang.

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu mengatakan, penggunaan lampu dim (high beam) tak ada aturan tertulis di peraturan hukum lalu lintas, namun dikatakan masuk ranah etika.

Menurutnya, lampu tembak dapat digunakan sementara. Nantinya, dapat langsung dimatikan jika ada kendaraan lainnya dari arah berlawanan. 

"High beam kan kode untuk isyarat, biasanya untuk meminta jalur bila akan mendahului. Warning atau peringatan juga, untuk kendaraan dari arah berlawanan, bila di jalur Nasional atau Provinsi yang ada 2 lajur," ucap Jusri. 

Saat menyalip, lampu dim dapat digunakan sebagai kode. Tapi, langsung dimatikan begitu kendaraan di depan bergeser untuk memberikan jalur. 

Jusri menilai, lampu tembak sebaiknya digunakan untuk membantu pandangan yang terbatas terutama di jalan yang minim lampu penerangan. 

"Itu kan silau, mengganggu pandangan para pengemudi lainnya. Apalagi dari arah berlawanan, sampai seperti buta sesaat. Lampu dim makanya cuma digunakan untuk peringatan saja. Fungsi lainnya dapat membantu visibilitas di jalan yang gelap gulita. Enggak ada lampu penerangan," tuturnya.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) mengatakan, lampu tembak dan lampu sein, dua-duanya sering dijadikan sebagai bahasa komunikasi.

"Pabrikan mendesain lampu tersebut untuk bahasa komunikasi di jalan raya. Dimana-mana aturan mendahului kan juga wajib memberikan kode tertentu, itu tujuannya pengguna jalan lainnya supaya tau kita akan berpindah jalur," terangnya. 

Maka dari itu, penggunaan lampu dim juga terbatas, hal tersebut berhubungan dengan etika. Kesalahan terbesar yang sering dilakukan adalah menganggap lampu dim sebagai lampu utama.

Sifatnya sebagai informasi keberadaan kendaraan kepada pengendara lainnya. Hanya sementara, atau, Sony menyebut, untuk memperjelas pandangan apakah ada bahaya di depan, baik dari kondisi jalan maupun obyek bergerak dan statis. 

"Khusus di jalan-jalan ekstrem biasanya, saat melewati hutan yang enggak ada penerangan. Atau membantu melihat kondisi potensi ancaman, di beberapa jalur kadang ada truk yang enggak ada lampu belakang, bahaya," terangnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lampu Dim Kendaraan, Apa Fungsi Sejatinya? ", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2023/01/14/112200415/lampu-dim-kendaraan-apa-fungsi-sejatinya-.