Find Us On Social Media :
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Bangkapos.com/Dok )

Spesial, Ini Makna Imlek Bagi Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil

Riska Tri Handayani Minggu, 22 Januari 2023 | 08:26 WIB

SonoraBangka.idMaulan Aklil selaku Wali Kota Pangkalpinang pastikan akan memantau keamanan Perayaan Tahun Baru Imlek 2574 yang akan jatuh pada, Minggu (22/1/2023) mendatang supaya berlangsung aman dan kondusif. 

Pihaknya sendiri siap menjaga kerukunan umat beragama di daerah itu. Hal ini dilakukan supaya tidak terjadi konflik suku, agama, ras dan antargolongan atau SARA.

“Ini sebagaimana makna Imlek tahun ini, kebersamaan dengan keanekaragaman kita dengan segala perbedaan tetap satu dan bersama-sama,” kata dia kepada  Bangkapos.com, Jumat (20/1/2023) malam.

Molen sapaan akrabnya berujar, perayaan Imlek tahun ini dipastikan akan meriah dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, yakni selama pandemi Covid-19. Terlebih dengan dicabutnya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pusat. Tentunya bisa menjadi angin segar bagi etnis Tionghoa agar lebih khidmat merayakan ibadahnya.

Tak hanya itu, pemerintah kota sendiri siap menggelar perayaan tahun baru Imlek di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang dan Alun-alun Taman Merdeka. Perayaan sendiri bakal dilakukan secara besar-besaran, lantaran kedua aset tersebut merupakan milik masyarakat Kota Pangkalpinang.

“Tahun ini agak spesial karena dua tahun terakhir kita tidak merayakan. Jadi kita akan merayakan imlek bersama di rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang,” ujar Molen.

Di sisi lain lanjut dia, momentum perayaan Imlek sendiri memiliki nilai dan peluang bagi sektor pariwisata di Kota Pangkalpinang. Bahkan potensi cuan bisa dirasakan bagi para pengusaha hotel, restoran dan pusat perbelanjaan selama perayaan Imlek ini. Terlebih perayaan Imlek sendiri long weekend atau akhir pekan panjang.

Maka dari itu pihaknya mencoba menjual sektor pariwisata melalui kebudayaan yang ada. Mulai dari adanya atraksi barongsai, tradisi budaya etnis Tionghoa dan Agama. Terlebih nantinya juga akan dilanjutkan dengan tradisi Cheng Beng atau sembahyang kubur.

“Ini salah satu atraksi budaya yang akan kita jual untuk pariwisata kita melalui atraksi, budaya dan agama. Saya rasa ini satu hal yang bagus untuk kita, dan bisa dijual sebagai pariwisata budaya di Pangkalpinang,” ungkapnya. 

Kendati demikian Molen berharap, perayaan Imlek tahun ini bagi yang merayakannya, agar bisa menikmatinya dan harus mendukung perayaan itu. Selain itu, masyarakat yang tidak merayakan Imlek diharapkan dapat mendukung dan menyambutnya dengan positif serta ikut meramaikan.

“Selamat kepada masyarakat Kota Pangkalpinang khususnya dan Bangka Belitung  pada umumnya yang akan merayakan Imlek ini. Semoga imlek tahun ini kesehatan dan kesuksesan menyertai kita semua,” pungkas Molen. 

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Makna Imlek Bagi Wali Kota Pangkalpinang, Molen: Tahun Ini Agak Spesial , https://bangka.tribunnews.com/2023/01/20/makna-imlek-bagi-wali-kota-pangkalpinang-molentahun-ini-agak-spesial.