Find Us On Social Media :
Kemenko Marves dan PT PLN Gelar FGD Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang Melalui Hutan Tanaman Energi, Senin (20/3/2023) (Sonorabangka.id/ Yudi)

Kemenko Marves dan PT PLN Gelar FGD Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang Melalui HTE Menggunakan FABA dari PLTU

Yudi Wahyono Senin, 20 Maret 2023 | 21:28 WIB

SONORABANGKA.ID -Kemenko Maritim dan Investasi (Marves) bersama PT PLN (Persero) menggelar Forum Group Diskusi (FGD) terkait Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang melalui Penanaman Hutan Tanaman Energi dan pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) PLTU di Novotel, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Senin (20/3/2023).

Ada beberapa hal yang menjadi topik diskusi dalam FGD ini, diantaranya upaya mendorong pemanfataan FABA untuk percepatan reklamasi pemulihan bekas tambang terlantar dan mendorong pemanfaatan FABA sebagai pupuk untuk program.

General Manager PT UIW PLN Bangka Belitung (Babel), Ajrun Karim mengatakan, pengembangan co-firing biomassa dilakukan melalui penanaman pohon hutan tanaman energi.

Dari hasil uji coba yang dilaksanakan oleh PLN PLTU Asam Asam dan PLTU Ombilin dengan pemanfatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) sebagai bahan pencampur dan pelapis batuan PAF untuk pencegahan Air Asam Tambang (AAT) terbukti dapat menaikkan PH lahan eks tambang dg dari PH Asam (2-3) menjadi PH netral (6.5-7.5).

“Demikian pula dengan hasil uji coba dengan pemanfaatan FABA oleh PLN PLTU Ombilin bahwa dg Pemberian 5 ton FABA per hektar ini terbukti dapat meningkatkan produktifitas tanaman Jagung sebesar 15,5% dan Padi sebesar 15,16%,”jelasnya.

Ajrun Karim pun berharap agar FGD ini dapat segera ditindaklanjuti oleh para pihak melalui uji coba backfilling eks tambang yang ada di Pulau Bangka dan sekitarnya serta menjadi starting point dalam penyusunan Standard SNI untuk stabilisasi lahan eks tambang dengan adanya standardisasi nantinya.

Maka, menurutnya FABA PLTU dapat dimanfaatkan secara masif dan bukan hanya di Kepulauan Babel tetapi juga pada lokasi – lokasi eks tambang di seluruh nusantara, sehingga dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“PLN berkomitmen terus meningkatkan value creation FABA untuk mendorong sirkular ekonomi dan infrastuktur Implementasi pemanfaatan FABA ini juga merupakan manifestasi komitmen PLN terhadap Environment, Social, and Government (ESG), khususnya pilar waste management dan Sustainable Development Goals (SDG’s),” terangnya.

Hadir pada diskusi ini sebagai narasumber dari berbagai unsur yakni perwakilan dari unsur pemerintahan (Kemenko Marves, Kementerial LHK, Dinas LH Babel), unsur akademisi (IPB dan PT LAPI ITB), dari BUMN (PT PLN (Persero), PT Bukit Asam dan PT Timah.