Find Us On Social Media :
Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus saat konferensi pers peringatan 75 tahun Organisasi Kesehatan Dunia di Jenewa, pada 6 April 2023. WHO menyatakan pada Jumat (5/5/2023), bahwa Covid-19 tidak lagi menjadi darurat kesehatan global. (AFP)

WHO: Covid-19 Tak Lagi Jadi Darurat Kesehatan Global

Marselus Wibowo Sabtu, 6 Mei 2023 | 11:03 WIB

SonoraBangka.ID - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pada Jumat (5/5/2023), bahwa Covid-19 tidak lagi menjadi darurat kesehatan global.

Pengumuman ini menjadi langkah besar menuju akhir pandemi Covid-19 yang telah menewaskan jutaan orang, mengganggu ekonomi global, dan memperdalam kesenjangan masyarakat.

“Kemarin, Komite Darurat bertemu untuk ke-15 kalinya dan merekomendasikan kepada saya agar saya menyatakan berakhirnya darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Saya telah menerima saran itu. Oleh karena itu, dengan harapan besar, saya menyatakan Covid-19 berakhir sebagai darurat kesehatan global," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Komite Darurat WHO pertama kali menyatakan bahwa Covid-19 mewakili tingkat kesiagaan tertinggi pada 30 Januari 2020 atau lebih dari tiga tahun lalu.

Status darurat kesehatan global tersebut membantu memusatkan perhatian internasional pada ancaman kesehatan dari Covid-19, serta memperkuat kolaborasi dalam vaksin dan pengobatan penyakit itu.

Mencabut status darurat kesehatan global kali ini adalah tanda kemajuan yang telah dibuat dunia di bidang-bidang ini.

Tetapi, WHO memperingatkan, Covid-19 akan tetap ada, bahkan jika itu tidak lagi dalam status darurat.

Menurut data WHO, tingkat kematian akibat Covid-19 telah melambat dari puncak, yakni 100.000 lebih orang per minggu pada Januari 2021 menjadi lebih dari 3.500 dalam seminggu hingga 24 April 2023.

“Namun, bukan berarti Covid-19 sudah berakhir sebagai ancaman kesehatan global,” kata Ghebreyesus, sebagaimana dikutip dari Reuters.

WHO tidak mengumumkan awal atau akhir dari pandemi.

Meski begitu, istilah Covid terdata mulai digunakan pada Maret 2020.

Pada tahun lalu, di Amerika Serikat (AS), Presiden Joe Biden mengatakan pandemi telah berakhir.

Seperti sejumlah negara lain, ekonomi terbesar di dunia itu telah mulai membongkar keadaan darurat Covid-19 di dalam negeri, yang berarti AS akan berhenti membayar untuk hal-hal seperti vaksin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WHO: Covid-19 Tak Lagi Jadi Darurat Kesehatan Global", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2023/05/05/210608870/who-covid-19-tak-lagi-jadi-darurat-kesehatan-global.