Find Us On Social Media :
Polsek Tambora membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor dengan barang bukti sepeda motor total 18 unit sekaligus.(Foto: Dokumentasi Polsek Tambora) (KOMPAS.COM)

Bukan Persulit Warga, Ini Alasan Polisi Lebih Detail Untuk Terima Laporan Motor Hilang

Oliver Doanatama Siahaan Selasa, 8 Agustus 2023 | 17:10 WIB

SONORABANGKA.ID - Merupakan Ada anggapan pemilik sepeda motor yang menjadi korban pencurian enggan melapor ke polisi sebab akan dimintai sejumlah uang. Anggapan ini cukup melekat di benak masyarakat.

Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama, mengatakan, anggapan tersebut bisa terjadi padahal asal mulanya tidak dapat dibuktikan kebenarannya dan dari cerita-cerita yang tidak jelas sumbernya.

"Menurut saya kalau hilang lapor saja, dimintain uang tidak sama polisi. Kalau diminta uang zaman sekarang media sosial laporan banyak. Netizen kita kan lebih hebat. Rasanya tidak mungkin ada polisi yang warga datang (begitu)," kata Putra yang ditemui belum lama ini.

Putra mengatakan, memang dalam pelaporan pencurian motor polisi mesti lebih detail mencari fakta. Sebab ada kasus yang terjadi pelapor bohong motornya hilang karena ingin menghindari cicilan.

"Hanya memang kadang modus laporan palsu itu terjadi. Dia mengaku motornya hilang untuk menghindar dari cicilan," kata Putra.

"Maka kadang polisi bukan menghambat warga untuk pelaporan tapi memang lebih hati-hati, kadang kita cek TKP-nya, saksi-saksi tetangga. Karena kalau hilang pasti kan ada proses tidak tiba-tiba," ujar dia.

"Kalau hilang pasti kami bertanya mana kunci kontaknya. Ada dua kan kunci kontak. Kalau motor hilang kunci tidak hilang. Kemudian bukti kepemilikan. Sebab pengungkapan kejahatan yang sulit ialah pengungkapan curanmor," ujar Putra.

Di sisi lain Putra mengatakan, pencegahan pencurian motor harus dilakukan dari hulu sampai hilir. Pemilik motor mesti paham memang ada motor tertentu yang diincar pencuri.

Pencegahan dari hilir perlu ditingkatkan. Masyarakat sebagai konsumen pengguna sepeda motor terutama pemilik skutik seperti Honda Beat, Vario, Scoopy serta Yamaha Mio dan Nmax, perlu lebih waspada.

"Pemilik motor yang menjadi target atau sasaran utama pelaku, harus mengetahui dan menyadari bahwa motor yang dia beli memiliki security system standar pabrikan yang sangat lemah," ujar Putra.

Untuk itu, Putra mengimbau pemilik motor harus secara swadaya menambah kunci ganda SNI, alarm dan GPS untuk antisipasi bila terlanjur hilang masih bisa dilacak.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bukan Persulit Warga, Ini Alasan Polisi Lebih Detail Terima Laporan Motor Hilang", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2023/08/08/140100915/bukan-persulit-warga-ini-alasan-polisi-lebih-detail-terima-laporan-motor.