Find Us On Social Media :
Cara mengaktifkan layanan Lazada paylater. (Kompas.com)

Lazada PHK Karyawan demi Penuhi Kebutuhan Bisnis

Marselus Wibowo Kamis, 4 Januari 2024 | 17:55 WIB

SonoraBangka.ID - Perusahaan asal Singapura yang bergerak di bidang e-commerceLazada, melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya di Singapura pada Rabu (3/1/2023).

Menurut juru bicara Lazada, perusahaan melakukan penyesuaian jumlah karyawan untuk mentransformasi tenaga kerja perusahaan. Tujuannya, agar Lazada bisa lebih gesit dan efisien memenuhi kebutuhan bisnis di masa depan.

Kendati demikian belum diketahui berapa jumlah karyawan di Singapura atau Asia Tenggara yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Lazada kali ini.

"Transformasi ini mengharuskan kami menimbang kembali kebutuhan tenaga kerja dan struktur operasional kami, guna memastikan Lazada di posisi yang lebih baik dalam mempersiapkan masa depan bisnis dan sumber daya manusia kami," kata juru bicara Lazada, dikutip dari The Straits Times, Kamis (4/1/2023).

Perwakilan Lazada tersebut juga tidak menjelaskan mengenai nasib karyawan yang terdampak, seperti mendapat pesangon atau benefit lainnya. Pihak Lazada juga tidak merinci karyawan di wilayah mana saja yang terdampak.

Lazada sendiri hadir di enam negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Adapun Lazada didirikan pada tahun 2012. Lazada juga merupakan anak perusahaan Alibaba Group, marketplace besar asal China yang didirikan oleh Jack Ma, setelah diakuisisi pada tahun 2016.

Namun, setelah Alibaba dipecah menjadi enam unit bisnis pada Maret 2023, Lazada kini berada di bawah naungan Alibaba International Digital Commerce (AIDC). AIDC juga menaungi sejumlah bisnis, termasuk toko online AliExpress.

PHK ini terjadi di tengah spekulasi mengenai potensi penawaran umum perdana Alibaba International Digital Commerce (AIDC) di Amerika Serikat pada 2024.

Terlepas dari dinamika persaingan di industri e-commerce, Alibaba getol mengucurkan dana ke Lazada.

Desember lalu, Alibaba baru mengucurkan dana sebesar 634 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau setara sekitar Rp 9,8 triliun ke Lazada. Dengan kucuran dana ini, investasi Alibaba di Lazada meningkat lebih dari 1,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 27,8 triliun) pada tahun 2023.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lazada PHK Karyawan demi Penuhi Kebutuhan Bisnis", Klik untuk baca: https://tekno.kompas.com/read/2024/01/04/17354407/lazada-phk-karyawan-demi-penuhi-kebutuhan-bisnis.