Find Us On Social Media :
Ilustrasi logo Tesla.(UNSPLASH/MILAN CSIZMADIA) (KOMPAS.COM)

Elon Musk Belum Berikan Kejelasan Terkait Investasi Tesla di Indonesia

Oliver Doanatama Siahaan Senin, 20 Mei 2024 | 19:48 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah CEO Tesla Inc sekaligus SpaceX, Elon Musk, akhirnya angkat suara soal rencana investasi pengembangan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di dalam negeri.

Kendati belum memberikan kejelasan terkait masuknya merek mobil listrik Tesla, ia mengungkapkan bahwa ada potensi anak usaha lainnya yang bergerak pada bidang sama untuk datang ke Indonesia.

"Dalam jangka panjang kemungkinan besar kita akan berinvestasi di Indonesia, tetapi pengumuman hari ini adalah tentang Starlink," kata Elon dalam sesi konferensi pers pada peresmian Starlink yang disiarkan secara langsung di KompasTV, Minggu (19/5/2024).

"Jadi sangat mungkin bahwa perusahaan saya akan berinvestasi di Indonesia di masa depan," lanjutnya.

Setelahnya, Elon memfokuskan pembicaraan mengenai Starlink, suatu layanan konektivitas bandwidth tinggi yang membantu keterjangkauan internet bagi seluruh wilayah.

Pasalnya, menurutnya, kehadiran internet sangat mempermudah kehidupan seseorang. Dalam tahap awal ini sudah terlaksana di Puskesmas Pembantu, Desa Sumerta Kelod, Denpasar, Bali.

"Seperti yang saya sebutkan, kami benar-benar memfokuskan acara ini pada Starlink dan manfaat yang dapat diberikan oleh konektivitas bandwidth tinggi ke pulau-pulau terpencil dan komunitas terpencil," kata dia.

"Jika Anda memiliki barang atau jasa yang ingin Anda jual kepada dunia, meskipun Anda berada di desa terpencil, kini Anda dapat melakukannya dengan koneksi internet," ucapnya lagi.

Sebelumnya, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pemerintah tidak lagi menunggu kepastian investasi perusahaan milik Elon Musk, Tesla, karena sudah ada investasi dari BYD.

Perusahaan kendaraan listrik asal China itu resmi berinvestasi di Indonesia dengan nilai 1,3 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 20,3 triliun.

"Kita sudah ada (investasi) dengan BYD kok, BYD juga bagus, enggak jelek. Kalau Tesla mau datang, silakan. Kalau dia enggak mau datang, silakan," kata dia belum lama ini.

Luhut melanjutkan, Tesla akan bekerja sama dengan salah satu produsen nikel di Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk (INCO), untuk menyediakan pasokan bahan baku. Tapi, kini belum ada informasi lebih jauh produknya apa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Elon Musk Belum Berikan Kejelasan Soal Investasi Tesla di Indonesia", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2024/05/20/063822715/elon-musk-belum-berikan-kejelasan-soal-investasi-tesla-di-indonesia.