Find Us On Social Media :
Ilustrasi AC mobil (djedzura) (kompas.com)

Fakta Atau Mitos, Tidak Boleh Menyalakan AC Mobil Jika Posisi Mesin Mati?

Vivi Callvella Senin, 10 Agustus 2020 | 19:50 WIB

SONORABANGKA.ID - Air Conditioner ( AC) atau Perangkat pendingin udara untuk mobil menjadi komponen andalan pada saat melakukan perjalanan.

Tidak hanya berguna untuk menghilangkan gerah saat mengemudi di siang hari, AC juga berguna untuk mengusir embun di dalam kabin ketika berkendara dalam kondisi hujan.

Komponen ini biasanya dinyalakan ketika keadaan mesin mobil juga hidup, karena saat AC menyala membutuhkan tenaga yang besar.

Tetapi tidak sedikit pemilik mobil membiarkan posisi AC dalam kondisi on, ketika keadaan mobil mati atau sedang berada di tempat parkir.

Keadaan ini tentunya akan berpengaruh terhadap komponen lainnya. Kelvin Ong, sebagai Business Development Rotary Bintaro, menjelaskan, menyalakan AC dalam keadaan mesin mati tidak akan berpengaruh terhadap kompresor.

Hanya saja, kalau hal itu dilakukan akan berdampak pada komponen lainnya seperti pada sumber arus listrik, yaitu aki dan juga alternator.

“Ketika mobil mau dinyalakan butuh tenaga yang cukup tinggi. Jika AC dalam posisi menyala maka daya ke magnet kompresor menjadi lebih besar,” ujar Kelvin kepada Kompas.com, belum lama ini.

Di tempat Terpisah, Didi Ahadi, sebagai Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor ( TAM)  mengatakan, menyalakan AC dalam kondisi mesin mobil hidup tidak menjadi masalah.

Hal ini karena arus yang terpakai untuk AC akan tergantikan selama mesin tetap menyala. Tetapi, kalau menyalakannya dalam kondisi mesin mati juga akan menyedot arus dari akumulator.

“Tetapi, jika kondisi mesin mati menyalakan AC itu hanya anginnya saja atau blowernya saja,” ujar Didi.