Find Us On Social Media :
ilustrasi memakai sepatu (Ipoel)

Mengapa Sulit Sekali Mengajarkan Keterampilan Hidup Pada Anak ?

Vivi Callvella Sabtu, 22 Agustus 2020 | 08:23 WIB

SonoraBangka.id - Studi dari PACEY, Asosiasi Profesional untuk Pengasuhan Anak dan Tahun-tahun Awal mengungkap pengalaman para orangtua yang menghabiskan lebih banyak waktu di dalam rumah bersama anak-anak mereka, karena pandemi Covid-19.

Sementara itu, jajak pendapat terhadap 2.000 orangtua mengungkap, bahwa mengikat tali sepatu, bersiul, dan makan sendiri dengan peralatan makan, adalah salah satu keterampilan yang paling sulit untuk diwariskan kepada anak-anak mereka.

Nah, kita tahu bahwa mengajarkan anak ketrampilan baru gampang – gampang susah.

Ada waktunya anak bisa menguasai ketrampilan baru dalam waktu singkat, tapi di waktu lain mungkin ia membutuhkan waktu berhari-hari untuk menguasai ketrampilan baru.

Menurut sebuah survei, orangtua kemungkinan merasa tertekan, karena harus mengambil peran ganda dalam mengasuh anak-anak mereka, baik sebagai orangtua dan seorang guru yang harus mengajarkan anak-anak untuk mengembangkan keterampilan penting.

Beberapa hal yang termasuk daftar tersulit, seperti mengajari anak-anak keterampilan berenang, menggosok gigi, mencoba makanan yang berbeda, serta menulis nama mereka.

Kepala eksekutif PACEY, Liz Bayram berusaha meyakinkan para orangtua bahwa setiap anak itu unik dan bahwa mereka akan mengembangkan keterampilan pada waktu yang berbeda.

Hal ini dilakukan Bayram karena melihat para orangtua banyak menghadapi begitu banyak tekanan.

Bayram menyarankan untuk tidak membandingkan anak-anak dengan saudara atau teman mereka, karena beberapa orang dewasa bahkan masih berusaha untuk bisa bersiul dan mengendarai sepeda.

Namun, terlepas dari tantangan yang dihadapi, orangtua nyatanya tetap teguh dalam membantu anak-anak mereka mengembangkan keterampilan ini, dan 83 persen orangtua mengatakan bahwa mereka bangga.