Find Us On Social Media :
Ilustrasi bangun tidur (eggeeggjiew)

Kenapa Setiap Bangun Tidur, Kita Merasa Lelah ? Berikut Penjelasannya

Riska Tri Handayani Senin, 14 September 2020 | 11:11 WIB

 

SonoraBangka.id - Manfaat tidur intik kesehatan antara lain meningkatkan daya ingat, menjaga berat badan ideal, hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Itu sebabnya, penting untuk memastikan tidur cukup dan berkualitas.

Manusia membutuhkan tidur untuk mengembalikan stamina tubuh. 

Tentu akan sangat mengganggu jika ketika bangun tidur, kamu justru merasa lelah.

Nah, apa penyebabnya ?

Menurut Gemma Hampson, seorang praktisi kesehatan , jika hal ini terjadi pada orang yang tinggal di negara empat musim, di musim dingin, secara alami kita melihat lebih sedikit cahaya dan hal ini berperan besar terhadap fungsi otak dan tubuh.

"Jika kita terkena lebih sedikit cahaya matahari, jam internal alami tubuh kita akan menghasilkan lebih banyak melatonin, zat kimia yang memberi tahu tubuh bahwa sudah waktunya beristirahat," ujarnya.

Tapi sebaliknya, semakin banyak sinar matahari, maka semakin sedikit melatonin dan kita akan semakin terjaga.

Seperti dilansir dari Cosmopolitan, pikirkan melatonin sebagai tanda peringatan bahwa sudah waktunya kita istirahat, jika kita melewatkannya, maka kita akan lebih sulit untuk tertidur, yang kemudian menciptakan siklus yang tidak diinginkan saat bangun di pagi hari.

Artinya, ketika kamu merasa ingin tidur di tengah sesi rapat pukul 16.00, itu karena otak telah menghasilkan melatonin dan menganggap itu mendekati waktu tidur.

Jika mengalami hal seperti itu jangan dilawan, karena ketika kamu melawan perasaan itu, kamu akan cenderung lebih sulit tertidur ketika menginginkannya.

Selain karena melatonin, rasa lelah ketika bangun tidur juga bisa karena kekurangan vitamin D, sehingga kamu merasa pening.

Faktor stres, kurang makan buah dan sayuran, atau kurang berolahraga, juga dapat berperan terhadap bagaimana otak memproduksi bahan kimia.

Hampson menjelaskan, lebih sedikit Vitamin D berarti lebih banyak melatonin.