Find Us On Social Media :
Ilustrasi bersyukur (Shutterstock )

Yuk Sehatkan Fisik Kita Untuk Selalu Bahagia Dengan Bersyukur

Riska Tri Handayani Jumat, 26 Februari 2021 | 10:02 WIB

SonoraBangka.id - Mempraktikkan rasa syukur dapat membantu memperluas perspektif dan melihat sesuatu secara lebih luas, meningkatkan pandangan positif dan kesejahteraan, serta meningkatkan kepercayaan diri dan hubungan kita dengan orang lain.

Ya, bersyukur adalah kata yang sederhana namun tidak mudah untuk dipraktikkan.

Di saat-saat seperti ini, ketika segala sesuatunya terasa tidak pasti, praktik bersyukur dapat membantu kita lebih stabil.

Dalam psikologi positif, rasa syukur adalah cara manusia mengakui hal-hal baik dalam hidup.

Meski tidak mudah, rasa syukur adalah sesuatu yang bisa dipelajari jika memang kita tidak memilikinya secara bawaan.

Lebih bahagia dan sehat secara fisik

Michelle P. Maidenberg, Ph.D., MPH, LCSW-R, CGP, seorang asisten profesor pascasarjana Praktik Kesadaran di Universitas New York sekaligus Presiden dan Direktur Klinis Thru My Eyes Foundation menulis melalui laman Psychology Today tentang manfaat dari praktik bersyukur, terutama di saat stres dan periode yang penuh ketidakpastian.

Bersyukur dapat mengundang emosi positif yang dapat memiliki manfaat fisik, melalui sistem kekebalan tubuh dan/atau endokrin.

Penelitian menunjukkan bahwa ketika kita memikirkan tentang apa yang kita apresiasi, bagian parasimpatis atau bagian sistem saraf yang menenangkan akan terpicu dan memberi manfaat perlindungan bagi tubuh, termasuk penurunan kadar hormon stres kortisol dan peningkatan oksitosin, hormon pengikat yang terlibat dalam hubungan yang membuat kita merasa nyaman.

Sejumlah penelitian tentang bersyukur dan apresiasi menemukan bahwa partisipan yang merasa bersyukur menunjukkan tingkat kortisol yang lebih rendah, memiliki fungsi jantung yang lebih baik, serta lebih tahan terhadap kemunduran emosional dan pengalaman negatif.