Find Us On Social Media :
Grand Theft Auto V (Kompas.com)

Game Grand Theft Auto Diusulkan untuk Dilarang. Apa Alasannya ?

Riska Tri Handayani Minggu, 28 Februari 2021 | 18:23 WIB

SonoraBangka.id - Ada satu game yang kemungkinan bakal dilarang di AS jika usulan undang-undang baru disetujui, yakni game Grand Theft Auto V, atau juga dikenal sebagai GTA 5.

Ini memang bukan pertama kalinya game tersebut mendapat perhatian penegak hukum dan para orangtua.

Sebenarnya sejak tahun 2012 sudah ada peraturan yang mencegah video game tertentu --termasuk GTA-- dibeli oleh anak di bawah umur.

Nah usulan yang diajukan oleh Perwakilan negara bagian Illinois, Marcus Evans Jr., akan berusaha melarang penjualan "semua video game kekerasan" seperti Grand Theft Auto V.

Grand Theft Auto sendiri adalah permainan video aksi-petualangan yang diterbitkan oleh Rockstar Games.

Permainan ini memungkinkan pemain berperan sebagai penjahat yang dapat berkeliaran dengan bebas di sekitar kota besar.

Berbagai misi yang bisa dilakukan untuk meraih poin adalah tindakan-tindakan kriminal, seperti perampokan bank, pembunuhan, dan kejahatan lainnya.

Bagian ini membuat game tersebut penuh dengan kekerasan.

Karenanya, Evans Jr. juga ingin mengubah definisi "video game kekerasan" menjadi "video game yang memungkinkan pemain mengontrol karakter dalam game yang didorong untuk melakukan kekerasan, di mana pemain tersebut membunuh atau menyebabkan cedera fisik atau psikologis yang serius pada manusia atau hewan lain."

Sedangkan definisi "cedera fisik serius" menjadi" akan diperluas termasuk cedera psikologis dan pelecehan anak, pelecehan seksual, pelecehan terhadap hewan, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan terhadap wanita, atau pencurian kendaraan bermotor dengan pengemudi atau penumpang yang ada di dalam kendaraan saat pencurian dilakukan."

Dengan definisi di atas, GTA terancam akan dilarang, karena seperti judul permainannya, Grand Theft Auto memang mendorong pemainnya untuk melakukan pencurian atau perampasan kendaraan saat bermain, selain tindak kejahatan lain.

Lalu mengapa dilarang?

Pertanyaan ini mungkin sudah terjawab, yaitu bahwa game ini mendorong pemainnya melakukan tindak kekerasan dan kejahatan untuk menyelesaikan misi.

Tapi kan ini hanya permainan?