Find Us On Social Media :
Ilustrasi (Kompas.com)

Kehamilan Anak Kembar Dipengaruhi Posisi Bercinta, Mitos Atau Fakta ?

Riska Tri Handayani Minggu, 7 Maret 2021 | 10:44 WIB

SonoraBangka.id - Bagi Anda yang saat ini sedang merencanakan memiliki keturunan, mungkin pernah terlintas dibenak apakah ada cara membuat anak kembar berdasarkan posisi saat berhubungan seksual ?

Namun ternyata, itu bukan hal yang berpengaruh terhadap kehamilan kembar. Faktor genetik hingga usia lebih berperan.

Menurut estimasi, 1 dari tiap 250 kehamilan menghasilkan bayi kembar secara alami.

Jenisnya dibedakan menjadi dua, yaitu kembar identik dan kembar fraternal.

Ada beberapa faktor seseorang bisa memiliki kehamilan kembar, mulai dari tinggi badan, genetik, hingga pola makan.

Faktor yang memengaruhi kehamilan kembar

Seperti diambil dari artikel SehatQ, kehamilan kembar tidak ditentukan posisi bercinta.

Ini hal-hal yang lebih berpengaruh terhadap kehamilan kembar:

1. Genetik

Apabila ada yang menyebut bahwa kembar adalah faktor keturunan, itu tidak sepenuhnya salah.

Kemungkinan memiliki kehamilan kembar fraternal lebih tinggi apabila Anda sendiri merupakan anak kembar atau ada saudara dekat yang mengalaminya.

Alasan yang menjelaskan hal ini adalah hiperovulasi, yaitu situasi ketika tubuh melepaskan sel telur berjumlah dua atau lebih, syarat terjadinya kehamilan kembar fraternal.

Kondisi hiperovulasi ini menurun lewat DNA, baik dari ibu maupun ayah.

2. Usia

Berusia di atas 35 tahun juga meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kehamilan kembar.

Dalam dunia medis, usia ini disebut advanced maternal age. Perubahan hormon yang terjadi ketika mendekati fase menopause membuat tubuh bisa saja melepaskan lebih dari satu sel telur saat ovulasi.

Apabila ada dua atau lebih sel telur yang dibuahi, bisa jadi hasilnya adalah kehamilan kembar.