Find Us On Social Media :
Ilustrasi (Istock)

Berikut Ini Kendala Orangtua Saat Dampingi Anak PAUD Belajar di Rumah

Riska Tri Handayani Minggu, 4 Juli 2021 | 19:44 WIB

SonoraBangka.id - Walaupun saat ini masih masa pandemi Covid-19, tetapi orang tua yang memiliki anak usia PAUD tetap memasukkan anaknya ke lembaga PAUD.

Alasannya, tentu orang tua membutuhkan guru PAUD untuk merangsang tumbuh kembang anak dan mengkomunikasikannya pada mereka.

Alasan lain yang paling penting ialah dengan memasukkan anak ke lembaga PAUD, orang tua mendapatkan panduan pembelajaran, yakni Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) untuk mengarahkan kegiatan anak selama di rumah.

Melansir laman Ruang Guru PAUD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jumat (17/7/2020), ada pengalaman menarik dari orang tua yang dibagikan pada Sesi Webinar Orang Tua berbagi "Rumahku Sekolahku" episode II.

Salah satu orang tua siswa PAUD Terpadu Anak Saleh, Malang, Jawa Timur, Wempi Maron menjelaskan beberapa masalah dalam melaksanakan RPPH tersebut.

Menurut dia, sejak adanya pandemi Covid-19, pola belajar siswa berubah, yakni dari belajar di kelas secara tatap muka dengan didampingi guru menjadi belajar di rumah dengan didampingi orang tua.

Sehingga kini tigas guru hanya memberikan panduan secara online, dan akan dilanjutkan oleh orang tua kepada anaknya.

Hanya saja, menurut Wempi, ada beberapa masalah yang dihadapi oleh anak dan orang tua yaitu:

1. Ketidaksiapan menerima perubahan

Kini, orang tua menjadi guru. Atau selama anak belajar di rumah, orang tua harus mampu menjadi guru untuk anaknya.

Tentu hal ini butuh penyesuaian bagi orang tua karena di sisi lain juga harus menyelesaikan pekerjaannya sendiri, termasuk pekerjaan rumah yang lain.

2. Perilaku anak yang berbeda (moody)