Find Us On Social Media :
Ilustrasi vaksin Sinovac diizinkan BPOM untuk digunakan pada anak di Indonesia, yakni pada kelompok anak usia 12-17 tahun. Hasil uji klinis awal di China menunjukkan, suntikan penguat dosis ketiga vaksin Covid-19 memberikan peningkatan antibodi hingga 10 kali lipat pada anak dalam waktu seminggu. (SHUTTERSTOCK/Tatevosian Yana)

Vaksin Anak di Indonesia ! Cari Tahu Tips dan 4 Fakta Pentingnya

Riska Tri Handayani Senin, 2 Agustus 2021 | 13:31 WIB

SonoraBangka.id - Saat ini kasus anak-anak yang terkonfirmasi Covid-19 terus menanjak, mengutip dari Kompas.com Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut terjadi peningkatan tajam penularan, bahkan kematian pada anak.

Data nasional menunjukkan, pasien terkonfirmasi Covid-19 pada anak berusia 0-18 tahun mencapai 12,5 persen.

“Artinya 1 dari 8 kasus konfirmasi Covid-19 adalah anak-anak. Data IDAI juga menunjukkan case mortality (tingkat kematian) mencapai 3-5 persen, jadi kita memiliki tingkat kematian tertinggi di dunia,” kata Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Ketua Umum IDAI.

Sementara itu kabar baik pun datang, mulai Juli 2021 mulai dilakukan pemberian vaksin usia 12-17 tahun agar bantu menghambat penyebaran Covid-19.

Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes mengatakan vaksinasi untuk anak di Indonesia ditargetkan sebanyak 32,6 juta.

Biar lebih jelas, berikut ini 4 fakta penting tentang vaksinasi Covid-19 untuk anak.

1. Mulai Juli 2021 dan Izin BPOM

Rini Sekartini, Ketua IDAI DKI Jakarta mengatakan bahwa vaksin Covid-19 sudah bisa diberikan sejak 1 Juli 2021.