Find Us On Social Media :
Daging ayam potong terlihat masih segar terpampang di lapak pedagang di Pasar Kota Pangkalpinang (IST)

Makin Melejit, Harga Ayam di Pangkalpinang Kini Tembus Rp45 Ribu

Ria Kusuma Astuti Rabu, 5 Januari 2022 | 16:00 WIB

SONORABANGKA.ID - Pada awal tahun 2022 harga daging ayam potong terus mengalami peningkatan. Di Kota Pangkalpinang rata-rata harga ayam potong di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini sudah mencapai Rp45-Rp50 ribu per kilogram.

Dana (36) mengeluhkan kenaikan harga ayam potong yang setiap hari dijualnya di Pasar Rumput, Pangkalpinang yang kini mencapai Rp45 ribu per kilogram.

Sembari melayani pembeli yang hanya sesekali datang, Dana terus  memotong daging ayam yang dijajakan di sudut pasar itu.

“Sebelum tahun baru memang sudah mahal dahulu. Saya kira setelah tahun baru turun, tetapi malah semakin naik berturut-turut,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Rabu (5/1/2022).

Dana mengatakan, sudah sekitar dua sampai tiga pekan ini harga ayam terus mengalami kenaikan. Bahkan kenaikan harga yang terjadi hari ini merupakan yang paling buruk dalam setahun terakhir.

Dia menduga, penyebab kenaikan harga ayam ini dipicu oleh permainan oknum nakal yang sengaja memainkan harga ayam agar terus melambung.

Pasalnya para pedagang ayam tidak diperkenankan untuk membeli ayam langsung dari produsen, melainkan harus melalui broker.

Di mana sepengetahuan dirinya, harga ayam di tingkat produsen sekitar Rp26 ribu per kilogram, kemudian ditangan broker naik menjadi Rp30 ribu per kilogram untuk ayam hidup.

“Sampai ke kami pedagang kecil mencapai Rp32 ribu. Itu ayam hidup, jadi modal untuk ayam yang sudah tidak ada bulu sampai Rp38 ribu. Enggak tahu lagi mau jual berapa ke masyarakat, Rp45 ribu juga sudah mahal,” keluh Dana.

Dana berkata sewaktu harga ayam masih stabil, dalam sehari dirinya mampu menjual sekitar 250 ekor ayam dengan berat mencapai 400 kilogram. Namun semenjak harga terus melonjak, penjualnya semakin turun menjadi 300 kilogram per hari.