Find Us On Social Media :
Ilustrasi varian Omicron. Studi menemukan masa inkubasi varian Omicron hanya 3 hari. ((SHUTTERSTOCK/Naeblys))

Kini Ledakan Omicron di Turki 60.000 Kasus Per Hari yang Tak Disadari Oleh Para Turis Indonesia

Ria Kusuma Astuti Senin, 10 Januari 2022 | 22:01 WIB

SONORABANGKA.ID - Saat ini kasus virus corona varian Omicron terus bertambah di Indonesia. Hingga Sabtu (8/1/2022), ada sebanyak 414 kasus Omicron di Tanah Air setelah sebelumnya bertambah 75 kasus. Dari 414 kasus, 31 di antaranya merupakan transmisi lokal.

Sisanya ialah pelaku perjalanan luar negeri. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, salah satu kasus penularan Omicron paling banyak berasal dari Turki.

Mereka umumnya baru pulang dari perjalanan wisata.

Walau demikian, pemerintah belum mengambil sikap tegas terkait akses keluar masuk dari dan ke Turki.

Masyarakat hanya dianjurkan tak berpergian ke luar negeri, walaupun pada kenyataannya kini banyak yang berlibur ke negara tersebut. Padahal, kasus Omicron di Turki sedang tinggi-tingginya. Per hari, jumlah kasus Covid-19 baru melebihi 60.000 kasus.

Penutupan pintu masuk

Pemerintah belum mengambil kebijakan baru merespons situasi ini, utamanya tentang pelaku perjalanan luar negeri dari Turki.

Hingga saat ini, pemerintah telah menutup pintu kedatangan warga negara asing (WNA) dari 14 negara, tapi Turki tak masuk dalam daftar.   Namun demikian, pemerintah terus melakukan pembahasan terkait hal ini.

"Ibu Menlu RI beberapa hari yang lalu telah membahas dengan Menko Marves adanya temuan kasus Covid-19 dari WNI yang kembali dari bepergian ke luar negeri. Karena beberapa negara memang dibahas," ucap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah saat dihubungi Kompas.com, Minggu (9/1/2021).

Faizasyah juga menyebutkan, keputusan mengenai penutupan pintu kedatangan di tengah pandemi Covid-19 saat ini berada di bawah penanganan Satgas Covid-19.