Find Us On Social Media :
Chair of TF ESC B20, Nicke Widyawati memberikan sambutan pada acara 4th Task Force Energy, Sustainability & Climate Call Meeting B20 Indonesia 2022, Selasa (24/05/2022). (KOMPAS.com)

Pertamina Terima Kompensasi Rp 64 Triliun dari Negara

Marselus Wibowo Sabtu, 2 Juli 2022 | 09:53 WIB

SonoraBangka.ID - Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan arus kas BUMN yang dipimpinnya kini semakin kuat karena pemerintah telah membayar kompensasi penyaluran BBM dan elpiji subsidi yang telah dilakukan tahun lalu sebesar Rp 64,5 triliun.

"Pembayaran ini dapat memperkuat cashflow untuk menjaga ketahanan energi nasional," kata Nicke dilansir dari Antara, Jumat (7/1/2022).

Sejak awal 2022, pemerintah terus mempercepat pembayaran kompensasi atas penugasan distribusi BBM dan elpiji subsidi bagi masyarakat.

Per April 2022, pemerintah telah membayarkan kompensasi sebesar Rp 29,0 triliun, sehingga secara keseluruhan, sepanjang 2022 total pembayaran subsidi dan kompensasi untuk periode hingga 2021 yang telah dibayarkan pemerintah kepada Pertamina sebesar Rp 93,5 triliun.

Nicke menyampaikan bahwa komitmen itu menunjukkan upaya keras pemerintah dalam memperkuat arus kas Pertamina yang akan berdampak pada pemulihan ekonomi nasional dan memproteksi daya beli masyarakat.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dukungan juga terlihat dengan adanya kebijakan pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk penambahan subsidi sebesar Rp 71,8 triliun dan kompensasi BBM Rp 234 triliun.

Sehingga total subsidi dan kompensasi menjadi Rp 401,8 triliun pada tahun 2022 (asumsi harga minyak mentah Indonesia 100 dolar AS per barel).

Hal ini merupakan upaya pemerintah dan Pertamina dalam penyediaan dan penyaluran BBM dan elpiji bersubsidi yang sangat diperlukan oleh masyarakat miskin, menengah, rentan, dan UMKM, sekaligus merupakan wujud kehadiran negara untuk melindungi rakyatnya.

Menurut Nicke, pemerintah telah berupaya maksimal dalam menghadapi tantangan harga minyak mentah. Apabila dibandingkan dengan negara lain, harga BBM Indonesia yang termasuk dua terendah di seluruh dunia.

Masyarakat perlu berhemat dalam menggunakan BBM dan elpiji karena dua komoditas bahan bakar ini hanya diperuntukkan untuk masyarakat miskin, sehingga masyarakat mampu agar beralih menggunakan BBM dan elpiji nonsubsidi.