Find Us On Social Media :
Warga melintasi banjir yang mengenang kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022) malam. Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta siang menyebabkan Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, terendam banjir.(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO) (KOMPAS.COM)

4 Hal yang Wajib Dilakukan Usai Skutik Lolos Melewati Banjir

Oliver Doanatama Siahaan Jumat, 7 Oktober 2022 | 17:17 WIB

SONORABANGKA.ID - Datangnya musim hujan, bagi pengendara sepeda motor harap berhati-hati. Pasalnya sampai saat ini masih banyak ditemui adanya genangan air, termasuk di jalan protokol.

Kondisi tersebut tak cuma sangat menganggu perjalanan, namun juga memiliki risiko berbahaya bagi keselamatan berkendara.  

Nomor satu yang harus diwaspadai adalah ketinggian genangan air. Khusus pengguna sepeda motor, selain risiko kecelakaan potensi kerusakan fatal juga jadi ancaman. 

Terlebih motor matik alias skutik, lantaran populasinya tertinggi, penting untuk diketahui adalah risiko kerusakan mesin dan komponen CVT disebabkan air.

Kedua komponen itu sangat sensitif dan gampang bermasalah ketika terkena air. 

Lantas bagaimana supaya aman? 

Komponen CVT matik adalah sistem penggerak roda yang bertugas menyalurkan tenaga mesin. Terdapat beberapa komponen seperti roller, v-belt, dan kampas kopling ganda matik yang bisa rusak jika terkena air. 

Lantaran itu, pemilik skutik dituntut memprediksi terlebih dahulu ketinggian air sebelum melintas. 

Kalau terlanjur, sebaiknya cairan pelumas CVT segera diganti, hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi dampak kerusakan fatal. 

Seperti diungkap Kepala Bengkel Honda Nusantara Sakti Penggaron Semarang Rofiudin, komponen CVT skutik yang kemasukan air bisa ditandai bunyi suara kasar.