Find Us On Social Media :
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat ditemui di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu (24/6/2023). Luhut meyakini kerja sama dengan China akan menghemat biaya pembangunan kereta cepat hingga ke Surabaya. (KOMPAS.com)

Proyek Kereta Cepat Dilanjutkan ke Surabaya, Pemerintah Gandeng China Lagi?

Marselus Wibowo Sabtu, 24 Juni 2023 | 17:31 WIB

SonoraBangka.ID - Pemerintah berencana melanjutkan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) hingga ke Surabaya, Jawa Timur.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membuka peluang bagi negara manapun untuk bekerja sama membangun kereta cepat hingga ke Surabaya.

"Ya nanti (negara) mana saja," ujarnya saat ditemui di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu (24/6/2023).

Namun Luhut mengisyaratkan, kemungkinan pemerintah akan menggandeng China lagi untuk menggarap proyek kereta cepat ini seperti yang dilakukan pada proyek KCJB.

Pasalnya, Negeri Tirai Bambu ini dinilai sebagai negara yang memiliki kemampuan paling baik dibandingkan negara lain dalam membuat kereta cepat.

"Tapi kalau kita lihat sekarang kan yang paling banyak memproduksi kereta api cepat di dunia kan Tiongkok 40.000 kilometer," ungkapnya.

Dengan alasan tersebut, Luhut meyakini kerja sama dengan China akan menghemat biaya pembangunan kereta cepat hingga ke Surabaya.

"Jadi cost-nya dia pasti lebih murah," kata Luhut.

Sebelumnya, setelah mengikuti uji coba KCJB dengan kecepatan 350 km per jam, Luhut mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana akan melanjutkan pembangunan kereta cepat sampai ke Surabaya,

"Presiden juga kemarin pada saat diskusi kan melihat peluang untuk meneruskan kereta api ini sampai ke Surabaya," ujarnya saat uji coba KCJB di Stasiun Tegalluar, Bandung, Kamis (22/6/2023).