Find Us On Social Media :
ILUSTRASI PUPUK SUBSIDI ()

Sebanyak 15.603 Petani di Babel Akan Dapatkan Penyaluran Pupuk Subsidi

Ria Kusuma Astuti Sabtu, 8 Juli 2023 | 07:37 WIB

SONORABANGKA.ID - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) terpilih sebagai salah satu dari tiga provinsi percontohan untuk integrasi i-Pubers pada  tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

Aplikasi i-Pubers merupakan aplikasi yang digunakan di kios pengecer untuk menginput data penyaluran pupuk bersubsidi setiap bulan yang terintegrasi dengan SI Verval.

Pada tahun sebelumnya, aplikasi ini dikenal dengan nama T-Pubers.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Bangka Belitung, Asdianto, mengungkapkan bahwa hingga kini sudah terdata sebanyak 15.603 petani di Bangka Belitung yang terdaftar dalam aplikasi i-Pubers.

Para petani dapat menebus pupuk subsidi mereka di 81 kios pupuk subsidi yang tersebar di seluruh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per tanggal 27 Juni 2023.

"Intinya, i-Pubers adalah aplikasi untuk penebusan pupuk subsidi. Kartu tani tidak lagi digunakan, karena Pemerintah Pusat, yaitu Kementerian Pertanian dan Ditjen PSP, bersama PT Pupuk Indonesia Holding Company, meluncurkan aplikasi terbaru untuk pupuk subsidi yang terintegrasi, yaitu Aplikasi i-Pubers, di tiga provinsi, yaitu Babel, Riau, dan Kalimantan Selatan," kata Asdianto pada Jumat (7/7/2023).

Ia mengatakan bahwa aplikasi penebusan pupuk subsidi ini terintegrasi secara menyeluruh dan efektif bagi petani, dengan cukup menunjukkan KTP agar NIK dapat diakses melalui e-Alokasi.

"Jika ditanya apakah aplikasi ini akan menjawab permasalahan yang ada saat ini, Pemerintah Pusat akan terus melakukan perbaikan manajemen penyaluran dan penebusan pupuk subsidi, karena tantangan ke depan juga harus direspon dengan digitalisasi sektor pertanian, khususnya pada pendistribusian pupuk subsidi,"katanya.

Menurut Asdianto, aplikasi i-Pubers ini ditujukan bagi petani yang berusaha dalam subsektor pertanian, seperti tanaman pangan (padi, jagung, kedelai), hortikultura (cabai, bawang merah, bawang putih), dan perkebunan (kakao, kopi, tebu rakyat) yang telah tergabung dalam kelompok tani yang terdaftar dalam SIMLUHTAN.

Ia juga menyebut jika  saat ini pupuk subsidi hanya diperuntukkan untuk 9 komoditas, dibandingkan dengan sebelumnya yang mencakup 70 komoditas.