Find Us On Social Media :
Motor listrik Gesits Raya-G dipamerkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (19/2/2023). Gesits Raya-G mengusung setang kemudi terbuka dengan panel instrumen terpisah.(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO) (KOMPAS.COM)

Tips Aman Yang Hendak Beli Motor Listrik untuk Pemula

Oliver Doanatama Siahaan Rabu, 26 Juli 2023 | 16:43 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah Beragam merek motor listrik sudah banyak beredar di Indonesia, dengan masing-masing keunggulan yang ditawarkan dan banderol yang beragam. Situasi ini bisa menjadi poin positif sekaligus negatif bagi konsumen.

Positifnya, konsumen bisa memiliki banyak opsi sekaligus bisa lebih teredukasi soal teknologi kendaraan baru ini. Tapi negatifnya, pilihan yang terlalu banyak mungkin bisa memunculkan kebingungan saat memilih.

Bagi pengguna awam yang hendak membeli motor listrik, kira-kira jenis apa yang paling sesuai dan aman untuk dipilih sebagai kendaraan harian?

Satu hal yang harus dipahami terlebih dahulu, motor listrik pada umumnya dibagi menjadi dua jenis berdasarkan penggeraknya, yakni hub-drive alias penggerak belakang, dan mid-drive alias penggerak tengah.

Perbedaan keduanya sangat gampang diamati, jenis hub-drive pasti memiliki pelek ban belakang yang lebih gemuk dan tertutup, karena menyimpan komponen penting seperti magnet, dinamo, dan koil.

Sebaliknya, jenis mid-drive nampak seperti motor-motor pada umumnya. Pelek belakangnya normal dan komponen penting berada di dalam bodi motor.

Terkait pemilihan motor listrik pertama, Adyta Muhammad Sina, pemilik bengkel spesialis motor listrik EVCentrum, menganjurkan konsumen untuk memilih jenis mid-drive.

Pertimbangannya mudah, motor listrik mid-drive dinilai lebih unggul dibandingkan hub-drive dari segi kualitas, efisiensi, serta keamanan.

“Motor listrik mid-drive bahkan bisa diadu performanya dengan motor konvensional. Soal penggunaan sehari-hari, semisal buat bekerja, mid-drive jauh lebih oke ketimbang hub-drive,” ucapnya kepada Kompas.com, Senin (24/7/2023).

Hal serupa juga disampaikan oleh Muhammad Dipokartono, pemilik bengkel konversi motor listrik Orang Senang Garage. Menimbang kontur jalan di Indonesia, dia meyakini jenis mid-drive akan jauh lebih nyaman digunakan.