Find Us On Social Media :
Gegara Sakit Hati Ucapan, Kuli Bangunan Tega Habisi Nyawa Dosen UIN Solo, Kini Terancam Hukuman Mati (Kolase Tribunnews.com: TribunSolo.com/Istimewa dan Tribun Jateng/Muhammad Sholekan )

Terancam Hukuman Mati! Hanya Karena Sakit Hati Ucapan, Kuli Bangunan Tega Habisi Nyawa Dosen UIN Solo

Riska Tri Handayani Sabtu, 26 Agustus 2023 | 17:14 WIB

SonoraBangka.id - Diungkap oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit, Dwi tega menghabisi nyawa Dian lantaran pelaku merasa sakit hati mendengar ucapan dosen tersebut.

Gara-gara sakit hati mendengar ucapan, seorang kuli bernama Dwi Feriyanto (23) tega menghabisi nyawa dosen UIN Solo, Wahyu Dian Silviani (34).

Dosen UIN Raden Mas Said, Wahyu Dian Silviani tewas dibunuh di rumahnya, di Graha Sejahtera Tempel, Gatak, Sukoharjo oleh Dwi Feriyanto.

 

Dwi yang bekerja merehab rumah Dian kerap kali mendapatkan kata-kata yang menyakiti, hingga ia akhirnya berani bertindak keji.

Dwi mengaku dikatai oleh Dian dengan sebutan tukang amatiran hingga tolol.

Perlakuan itu Dwi Feriyanto dapatkan karena korban menilai pekerjaannya tidak sesuai dengan harapan.

"Setelah selidiki, yaitu yang diduga (pelaku) kerja dengan korban juga, membangun, merehab rumahnya korban," urai Sigit saat konferensi pers.

"Korban mengatakan hasil kerjanya (pelaku) jelek, juga dikatain tolol," kata Sigit.

Dwi yang sakit hati kemudian merencanakan pembunuhan hingga berusaha menghilangkan jejak kejahatannya. 

Pembunuhan dosen UIN Solo tersebut dilakukan oleh Dwi dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau.